Bentrok Berdarah Di Areal PT SSL, 5 Tersangka Diamankan Polisi - Waspada

Bentrok Berdarah Di Areal PT SSL, 5 Tersangka Diamankan Polisi

  • Bagikan

PALAS (Waspada): Menyusul bentrok berdarah antara masyarakat dengan PT SSL belum lama ini yang mengakibatkan satu orang tewas dan enam orang mengalami luka, dua diantaranya luka tembak. Saat ini polisi sudah berhasil mengamankan lima orang tersangka.

Demikian informasi yang diperoleh dari Kapolres Palas, AKBP Indra Yanitra Irawan, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Aman Putra B, SH, Sabtu (20/11), menyusul kejadian bentrok berdarah antara masyarakat dengan perusahaan PT SSL, Kamis (28/10) dan Jum’at (29/10), sampai sekarang polisi sudah berhasil mengamankan 5 orang tersangka.

Rudi Silaban mengalami luka bacok pada bagian kepala, Rausin Siregar, tertembak di bagian ibu jari dan jari kelingking tangan sebelah kanan dan selanjutnya mengenai bagian perut.

Korban lain termasuk Nasrun Hanafi
dan Fahrezy Apriansyah Ritonga, yang dipukuli dan dipijak hingga pingsan. Sedang Syarifuddin Hasibuan mengalami luka bacok di bawah ketiak bagian lengan kanan. Kemudian Sumarno mengalami luka bacok di bagian kening.

Sementara Zulkarnain Harahap yang mengalami mengalami luka bacok di bagian kepala dan bagian badan, sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah Sibuhuan, tetapi tidak sempat tertolong dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Adapun tersangka yang sudah berhasil diamankan, termasuk RPH, 29, warga Desa Sayur Mahincat Kecamatan Aeknabara Barumun yang melakukan pembacokan dengan menggunakan sebilah parang berbentuk samurai mengenai lengan sebelah kanan tangan almarhum Zulkarnain Harahap.

TS alias Juntak, 38 warga desa Paran Julu kecamatan yang sama, yang telah menusukkan tombak ke dada bagian kanan korban tewas, Zulkarnain Harahap.

HP alias Jontal, 52, warga desa Padang Garugur Jae Kecamatan Aeknabara Barumun yang melakukan penembakan menggunakan senjata api rakitan sehingga mengakibatkan dua orang mengalami luka tembak.

Rausin Siregar tertembak bagian ibu jari dan jari kelingking tangan sebelah kanan dan selanjutnya mengenai perut. Dan Nasrun Hanafi Nasutio, mengalami luka.tembak di bagian ibu jari tangan sebelah kanan.

Sedang tersangka ATS alias Waka yang berperan menyetop dan membakar mobil double cabin, Mitsubishi jenis Triton milik perusahaan PT SSL. Dan kini para tersangka diamankan di Mapolres Palas, serta ditangkap di tempat yang berbeda.

Kata Aman Putra, masih banyak yang sudah ditetapkan tersangka, dan sudah jelas identitasnya, sekarang masih terus dilakukan pengejaran terhadap para tersangka.( a30/C)

  • Bagikan