Waspada
Waspada » Belasan Mahasiswa Demo Penyaluran Bansos Tidak Merata Di Pematangsiantar
Headlines Sumut

Belasan Mahasiswa Demo Penyaluran Bansos Tidak Merata Di Pematangsiantar

Belasan mahasiswa dari Gerakan Aspirasi Mahasiswa Pembela Rakyat (Gempar) demo di Balai Kota, Jl. Merdeka, Kota Pematangsiantar, Jumat (23/10), untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka tentang masalah penyebaran Covid-19 dan penyaluran Bansos yang tidak merata. Waspada/Edoard Sinaga
Belasan mahasiswa dari Gerakan Aspirasi Mahasiswa Pembela Rakyat (Gempar) demo di Balai Kota, Jl. Merdeka, Kota Pematangsiantar, Jumat (23/10), untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka tentang masalah penyebaran Covid-19 dan penyaluran Bansos yang tidak merata. Waspada/Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Belasan mahasiswa yang menamakan diri mereka Gerakan Aspirasi Mahasiswa Pembela Rakyat (Gempar) aksi demo tentang penyaluran bantuan sosial (Bansos) yang tidak merata di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Pematangsiantar.

“Penyaluran bantuan sosial tidak merata dan menjadi kegelisahan masyarakat atas ketidakadilan yang mereka alami,” teriak Kordinator Aksi Malit Sitorus saat menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka di Balai Kota, Jl. Merdeka, Jumat (23/10).

Selain itu, Gempar juga membahas masalah penyebaran Covid-19, dimana mereka menilai jumlah kasus Covid-19 meningkat dan menghimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Gempar menghimbau agar pemerintah melaksanakan deteksi, pencegahan, respon dan antisipasi penularan Covid-19.

Pemerintah juga diminta untuk melakukan sosialisasi tentang resiko penularan Covid-19, serta upaya pencegahan dan pengendalian di unit kerja masing-masing.

Terhadap masyarakat, Gempar mengharapkan agar tetap tenang dan terus menjaga kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan hidup sehat.

“Bila mengalami batuk, pilek, demam dan sesak nafas, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan serta setiap unit kerja untuk melakukan pembersihan ruangan dan lingkungannya secara rutin,” teriak Malit.

Selepas menyuarakan aspirasi dan tuntutan mereka, yang diakhiri dengan peletakan mi instan dan telor di lokasi demo, belasan massa Gempar meninggalkan Balai Kota dengan tertib.(a28/C).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2