Waspada
Waspada » Belajar Tatap Muka Di Paluta Kembali Ditunda, Siswa Dan Orang Tua Kecewa
Headlines Sumut

Belajar Tatap Muka Di Paluta Kembali Ditunda, Siswa Dan Orang Tua Kecewa

Para siswa dan orang tua kecewa belajar tatap muka di Kabupaten Paluta kembali ditunda. Belajar Tatap Muka Di Paluta Kembali Ditunda, Siswa Dan Orang Tua Kecewa. Waspada/Sori Parlah Harahap
Para siswa dan orang tua kecewa belajar tatap muka di Kabupaten Paluta kembali ditunda. Belajar Tatap Muka Di Paluta Kembali Ditunda, Siswa Dan Orang Tua Kecewa. Waspada/Sori Parlah Harahap

GUNUNGTUA (Waspada) : Proses belajar tatap muka yang berlangsung hanya satu hari yakni, Senin 4 Januari 2021 di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) kini kembali ditunda setelah adanya surat imbauan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Senin sore.

Pemerintah Kabupaten Padanglawas Utara langsung melakukan rapat koordinasi bersama Tim Gugus tugas Percepatan penanganan Covid-19 untuk kembali membatalkan proses belajar tatap muka yang sudah sempat dilaksanakan seluruh sekolah mulai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP di Kabupaten Padanglawas Utara.

Adapun hasil keputusan rapat yang dilakukan Pemkab Paluta Nomor: 01/SATGAS C-19/I/2021 menyebutkan, bahwa dalah hal merespon keluarnya Surat Imbauan dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut) terkait penundaan proses belajar tatap muka sampai waktu yang tidak ditentukan maka Pemerintah Kabupaten Paluta melalui Tim Satgas Penanganan Covid-19 menyikapinya dengan mengikuti imbauan dari Gubernur Sumut tersebut.

Bupati Padanglawas Utara, Andar Amin Harahap langsung memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan membuat surat perintah untuk disebarkan ke seluruh sekolah agar proses belajar ditengah pandemi Covid-19 ini harus dilakukan secara daring.

Orang Tua dan Siswa Kecewa.

Ditundanya kembali belajar tatap muka di Kabupaten Padanglawas Utara membuat kecewa para siswa dan orang tua. Sebab, rasa senang mereka dengan dibukanya sekolah, kemudian kini ditunda kembali.

Halimah Lubis, 35, ibu salah seorang siswa SD di Gunungtua mengaku, sangat bingung dengan kondisi sekarang ini. “10 bulan lamanya anak kami tidak bisa melakukan proses belajar di sekolah. Semua proses belajarnya harus melalui Daring. Bagaimana nasib mereka nantinya ke depan,” ungkap Halimah.

Surat imbauan Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi. Belajar Tatap Muka Di Paluta Kembali Ditunda, Siswa Dan Orang Tua Kecewa.Waspada/Ist
Surat imbauan Gubernur Sumut, Edi Rahmayadi. Belajar Tatap Muka Di Paluta Kembali Ditunda, Siswa Dan Orang Tua Kecewa.Waspada/Ist

Hal serupa juga didampaikan sejumlah Pemerhati Dunia Pendidikan di Kabupaten Paluta. Kami sudah merasa senang dan sangat setuju dengan keputusan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Paluta dengan memperbolehkan anak didik kembali bersekolah melalui tatap muka. Dan baru satu hari masuk, sudah ditunda lagi.

Menurut mereka, daerah ini tidak terlalu banyak yang terjangkit virus Covid-19. Bahkan daerah ini tidak termasuk zona merah seperti daerah-daerah lainnya. Para orang tua sudah sangat setuju dilaksanakannya belajar tatap muka. Ternyata kembali dibatalkan. Jadi generasi apa nantinya anak-anak kami ini, ungkap Paisal Hasibuan, ayah salah seorang anak siswa kelas III sekolah dasar di Gunungtua.

Terpisah, Anisah Siregar salah soerang siswa SMP di Paluta membenarkan bahwa proses belajar tatap muka dengan sistem shift di dalam sekolah sudah ditunda. Dan kini kembali dengan sistem Daring.

“Hari kedua masuk sekolah pada Selasa (5/1) kami hanya mendengarkan pengarahan dari guru di halaman sekokah, bahwa proses belajar kembali dilakukan malalui sistem Daring dan kami disuruh kembali pulang ke rumah masing-masing,” katanya.

Diketahui sebelumnya, berdasarkan hasil rapat evaluasi pelaksanaan penanganan Covid-19 Kabupaten Paluta pada 22 Desember 2020 yang lalu, Bupati Paluta Andar Amin Harahap menyampaikan bahwa proses belajar tatap muka di Kabupaten Paluta berdasarkan sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Paluta (PAUD, TK, SD dan SMP) sudah boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka pada 4 Januari tahun 2021.

“Saya rasa pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka untuk tahun 2021 sudah bisa kita terapkan, tetapi dengan catatan tatap mengacu kepada protokol kesehatan yang akan kita laksanakan, kita awasi setiap saat agar tidak menimbulkan persoalan klaster-klaster baru di Kabupaten Paluta,” ucapnya.

Kemudian, pada Senin (4/1) sore, keputusan kembali berubah bahwa belajar tatap muka di Kabupaten Paluta ditunda sampai waktu yang belum ditentukan sesuai Instruksi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam surat imbauannya Nomor: 420/001/2021 tanggal 4 Januari 2021.(a29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2