Waspada
Waspada » Bawaslu Toba Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan KSPPM
Sumut

Bawaslu Toba Tandatangani Perjanjian Kerjasama Dengan KSPPM

Bawaslu Toba dan KSPPM foto bersama usia menandatangani perjanjian kerjasama di kantor Bawaslu Toba, Rabu (21/4). Waspada/Ramsiana Gultom
Bawaslu Toba dan KSPPM foto bersama usia menandatangani perjanjian kerjasama di kantor Bawaslu Toba, Rabu (21/4). Waspada/Ramsiana Gultom

TOBA (Waspada) : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba melakukan penandatangan kerjasama dengan Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat tentang Workshop, Diskusi, Pelatihan Penulisan, Pelatihan Hukum Kritis dan Sarasehan, bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Toba Jl.D.I Panjaitan No-1B, Balige, Kab. Toba, Rabu (21/4) sekira pukul 10.00 Wib.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Delima Silalahi selaku Direktur KSPPM, Nando Samosir, Rocky P, Benni Pasaribu (KSPPM), Ramsiana Gultom (Waspada), Maurist Pardosi (Tribun).

Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Toba, Romson Poskoro Purba dan Direktur KSPPM, Masro Delima Silalahi.

Penandatanganan ini juga dihadiri Anggota Bawaslu Toba Kordiv PHL Thomson Manurung, Kordiv HPPS Japarlin Napitupulu beserta Staff Bawaslu Toba.

Kerjasama ini terbangun atas adanya kesamaan visi antara Bawaslu Toba dengan visi KSPPM. Visi KSPPM yakni terwujudnya masyarakat sipil yang berdaulat, pemerintahan yang bersih dan demokratis serta terciptanya ekonomi dan politik yang adil dengan menghargai kemajemukan dan keutuhan ciptaan.

Dan misi KSPPM antara lain, memberdayakan rakyat dengan upaya penumbuhan dan pengembangan prakarsa masyarakat, memampukan rakyat merubah sistem yang menindas dengan upaya pencerdasan kritis, membangun organisasi rakyat yang kuat dan memiliki akses pada bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik.

Thomson Manurung, selaku Kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Toba menyampaikan, saat ini Bawaslu Kabupaten Toba sedang di masa Non Tahapan sehingga seluruh jajaran Bawaslu di minta untuk melakukan penguatan antar lembaga.

“Penguatan antar lembaga ini dilakukan untuk dapat menjalin kerja sama untuk memberikan arti kepemiluan kepada masyarakat melalui KSPPM yang dapat dilaksanakan melalui workshop, diskusi dan lainnya,” ujar Thomson.

Di kesempatan yang sama, Romson Poskoro Purba, selaku Ketua Bawaslu dan Kordiv.OSDM, mengharapkan dengan adanya perjanjian kerjasama yang dilakukan mampu menghasilkan pengawasan partisipatif diimplementasikan melalui pertemuan, sarasehan dan diskusi untuk membangun demokrasi negara maju.

“Sebelumnya kita datang audiensi ke kantor KSPPM di Parapat, lalu kita diskusi terkait kualitas demokrasi di Toba dan kita sepakat untuk menjalin kerjasama ini. KSPPM termasuk salah satu lembaga yang all out membuka diri kepada Bawaslu. Kami tidak bicara tentang anggaran tapi kami lebih membicarakan program,” papar Romson.

Direktur KSPPM, Masro Delima Silalahi memberikan tanggapan positif tentang kerjasama yang akan dibuat. Delima mengaku, ide kerjasama ini datang dari Bawaslu.

“Kenapa kami sangat menyambut baik tawaran dari bawaslu? Karena  KSPPM melihat ada kesamaan visi. Kita harapkan masyarakat sipilnya menjadi masyarakat yang demokratis, melek hukum dan gender. Pengorganisasian yang telah kita lakukan terlihat masih ada ruang kosong yang harus diisi oleh lembaga lain seperti Bawaslu dan media,” ujar Delima.

Dengan kolaborasi ini diharapakan bisa mengadakan kegiatan secara formal untuk membantu demokrasi di Toba.

“Kita bisa memulai dengan diskusi yang mana Bawaslu bisa memberikan pemahaman tentang kepemiluan, sehingga masyarakat paham akan hak-hak dan kewajibannya dalam pemilu serta tentang UU kepemiluan, sehingga tercipta Demokrasi untuk memilih pemimpin yang di harapkan masyarakat, “ pungkas Delima. (a36)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2