Waspada
Waspada » Bawaslu Asahan Nonaktifkan 279 Pengawas
Sumut

Bawaslu Asahan Nonaktifkan 279 Pengawas

Ketua KPUD Asahan Hidayat saat melakukan wawancara perekrutan calon anggota PPS. Waspada/Ist
Ketua KPUD Asahan Hidayat saat melakukan wawancara perekrutan calon anggota PPS. Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): Bawaslu Kab Asahan menonaktifkan sementara 279 anggotanya yang terdiri pengawas kecamatan dan pengawas kelurahan dan desa, sedangkan KPUD Asahan hanya menunda kerja badan Adhoc (PPK dan PPS), terkait adanya penundaan pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Ketua Bawaslu Asahan Khomaidi Hambali Siambaton, saat dikonfirmasi Waspada, Kamis (2/4) menuturkan berdasarkan surat dari Bawaslu RI, pihaknya menonaktifkan sementara  279 orang pengawas kecamatan dan kelurahan dan desa, yang dimulai pada 1 April 2020 dengan batas waktu yang belum ditentukan menunggu petunjuk dari Bawaslu RI.

“Sejumlah tahapan Pemilu ditunda, sehingga kita memberhentikan sementara pengawasan,” jelas Hambali.

Sedangkan Ketua KPUD Asahan Hidayat, saat dikonfirmasi Waspada, mengatakan belum menonaktifkan anggotanya, hanya saja mengeluarkan keputusan penundaan masa kerja badan Adhoc (PPK dan PPS).

“Dalam hal ini yang kita tunda kerjanya hanya PPK, karena PPS pelantikannya ditunda dan belum dilaksanakan,” jelas Hidayat.

Oleh sebab itu, kata Hidayat, untuk kegiatan selanjutnya pihaknya masih menunggu keputusan resmi KPU RI terkait penundaan Pilkada serentak 2020.

“Untuk saat ini masih ditunda masa kerjanya, sebelum ada keputusan resmi dari KPU RI terkait penundaan Pilkada 2020,” jelas Hidayat. (a15/a31)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2