Bawa Kerenda Mayat : Muspika Batangkuis Roadshow Sosialisasi Covid-19
banner 325x300

Bawa Kerenda Mayat : Muspika Batangkuis Roadshow Sosialisasi Covid-19

  • Bagikan
PETUGAS sedang melintas di depan Pasar Tradisional Batangkuis Pekan dan memberi himbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat Roadshow Sosialisasi Covid-19 sekaligus penyemprotan cairan disinfektan, Kamis (20/5). Waspada/Khairul K Siregar
PETUGAS sedang melintas di depan Pasar Tradisional Batangkuis Pekan dan memberi himbauan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat Roadshow Sosialisasi Covid-19 sekaligus penyemprotan cairan disinfektan, Kamis (20/5). Waspada/Khairul K Siregar

BATANGKUIS (Waspada) : Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Muspika Batangkuis bersama tokoh agama melakukan roadshow sosialisasi penanganan Covid-19 sekaligus melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh Desa se Kecamatan Batangkuis, Kamis (20/5).

Pantauan Waspada.id di lapangan, dalam roadshow sosialisasi itu dilibatkan beberapa petugas memakai Alat Pelindung Diri (APD), membawa 2 kerenda mayat, 4 unit mobil ambulans milik Puskesmas dan Desa serta 1 unit mobil Pemadam Kebakaran.

Mereka mengelilingi desa yang ada di Kecamatan Batangkuis sembari memberikan imbauan melalui pengeras suara agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Camat Batangkuis Avro Wibowo didampingi Kepala UPT Puskesmas Batangkuis dr Aguswan kepada wartawan menjelaskan, dilakukannya roadshow sosialisasi penanganan Covid-19 sekaligus penyemprotan cairan disinfektan itu untuk mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 masih menjadi ancaman bagi masyarakat Kabupaten Deliserdang khususnya di Kecamatan Batangkuis.

.Pihaknya sudah melakukan tracing kepada masyarakat untuk mengetahui apakah seseorang itu terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak sehingga dapat ditangani sebagaimana mestinya bahkan di Puskesmas sendiri sudah dilakukan tracing dan hasilnya 21 orang tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Ini bukan suatu aib akan tetapi apa yang dilakukan ini merupakan bentuk edukasi agar masyarakat tetap waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Sedangkan dilibatkannya 4 unit mobil ambulans, 2 unit kerenda mayat adalah untuk mengedukasi dan mengingatkan masyarakat bahwa tingkat kematian warga akibat Covid-19 di Kecamatan Batangkuis ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Hal ini menjadi kekhawatiran kita bersama. Oleh karenanya saya sebagai Ketua Satgas terus menghimbau masyarakat untuk patuh dan taat terhadap protokol kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan pakai sabun serta menghindari kerumunan dan waspada terhadap penyebaran Covid-19 sehingga dengan demikian kita bisa menekan angka penyebaran Covid-19 di Kecamatan Batangkuis ini” jelas Camat Avro Wibowo.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Batangkuis dr Aguswan menambahkan bahwa berdasarkan data di Kecamatan Batangkuis sampai tanggal 19 Mei 2021 jumlah yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 116 orang dengan rincian 28 kasus aktif, 11 meninggal dunia dan 77 orang sembuh. (a14/C)

 

 

  • Bagikan