Waspada
Waspada » Bandara Internasional Silangit Siap Topang UMKM dan Pariwisata Danau Toba
Nusantara Sumut

Bandara Internasional Silangit Siap Topang UMKM dan Pariwisata Danau Toba

 

TARUTUNG (Waspada): Bandara Internasional Silangit (Tapanuli Utara) siap memegang peranan penting dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata nasional.
Bandara Internasional Silangit juga menjadi bandara pendukung destinasi pariwisata karena lokasinya yang dekat dengan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

“Ketika baru mendarat, penumpang dapat melihat berbagai produk lokal dari pelaku kreatif dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menegah) Danau Toba di terminal kedatangan. Bank Indonesia bersama AP (Angkasa pura) II menyiapkan lokasi untuk gallery atau booth sebagai etalase produk-produk lokal, yang dilengkapi juga dengan QR Code untuk menginformasikan mengenai platform digital untuk membeli produk tersebut.

Jadi, ini merupakan bentuk dari kombinasi offline dan online dalam pengembangan pelaku kreatif dan UMKM setempat,” ujar President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin kepada Wartawan di Silangit Taput, baru-baru ini.
Dia menyebut, pada tanggal 19 Februari 2021, saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno mendarat di Bandara Silangit dan melihat-lihat booth gallery yang menampilkan berbagai produk lokal.

Menparekraf juga menyempatkan untuk melakukan scan terhadap QR Code yang ada di booth gallery untuk mengetahui lebih lanjut terkait produk-produk karya UMKM di kawasan Danau Toba.
Muhammad Awaluddin menambahkan, pengembangan UMKM merupakan salah satu perhatian AP (Angkasa Pura) II, di mana bandara juga mendukung kampanye gerakan nasional bangga buatan Indonesia seperti di Bandara Soekarno-Hatta yang menyediakan booth khusus bagi UMKM.”

Katanya, supaya optimal sebagai bandara pendukung destinasi pariwisata maka pengembangan di Bandara Silangit dilakukan secara berkelanjutan.
“Bandara Silangit adalah bandara yang paling dekat dengan Danau Toba. Dengan kata lain, Bandara Silangit merupakan pintu utama bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk dapat langsung menuju kawasan Danau Toba. Pengembangan terus dilakukan secara berkelanjutan di bandara ini,” ujar Muhammad Awaluddin.

Katanya, pada tahun lalu telah tuntas dilakukann pengembangan terminal penumpang di Bandara Silangit untuk meningkatkan kapasitas menjadi 700.000 penumpang/tahun dari sebelumnya 300.000 penumpang/tahun. Adapun sepanjang 2019, pergerakan penumpang di Bandara Silangit tercatat sekitar 350.000 penumpang,ujarnya.
Diterangkannya, kapasitas apron/parkir pesawat juga ditingkatkan menjadi dapat menampung 6 pesawat sejenis Boeing 737-800 NG, dari sebelumnya 3 pesawat.

“Bandara Silangit sendiri sudah menyabet sejumlah penghargaan internasional antara lain Best Airport By Size and Region (Under 2 Million Passengers in Asia-Pacific) pada 2019 dari Airport Council International”,ujarnya. (a09)

Keterangan Foto :
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno di Bandara Internasional Silangit saat melihat-lihat booth gallery yang menampilkan berbagai produk lokal.(Waspada/Ist)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2