Balai TNBG Lakukan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

Balai TNBG Lakukan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

  • Bagikan
Balai TNBG Lakukan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Di Desa Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Madina. Waspada/Ist
Balai TNBG Lakukan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Di Desa Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Madina. Waspada/Ist

MADINA (Waspada) : Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) melakukan pelatihan budidaya jamur tiram di Desa Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina)

Keberadaan masyarakat di sekitar kawasan TNBG menjadi sangat penting sebagai pendukung utama yang bersentuhan langsung dengan kawasan konservasi. Masalah ekonomi seringkali menjadi alasan utama pembenaran aktivitas di dalam kawasan konservasi TNBG

Untuk itu upaya peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan TNBG adalah suatu hal yang menjadi prioritas untuk dilakukan, sehingga tekanan dan interaksi negatif terhadap kawasan dapat diminimalisir sekaligus masyarakat atau desa dapat menjadi perisai penyangga bagi kawasan dari pihak luar

Kepala Balai TNBG Ir. Sahdin Zunaidi M.Si kepada Waspada.id, Selasa, (28/09) menjelaskan, jika pemberdayaan masyarakat daerah penyangga Taman Nasional Batang Gadis juga merupakan salah satu upaya pembangunan masyarakat sekitar kawasan yang berbasis konservasi, dengan tujuan utama meningkatkan sumber daya manusia daerah penyangga menuju kesejahteraan dan mutu kehidupan yang lebih baik serta hidup harmonis dengan TNBG dan sekitarnya

“Tujuan kita melakukan pelatihan ini tidak lain hanya ingin meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat, kita berharap ke depan program-program rencana seperti ini bisa kita adakan terkhusus di kawasan binaan TNBG,” ucap Sahdin

Adapun kegiatan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram di Desa Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, Resort 5 Alahan Kae SPTN Wilayah II dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 25-26 September 2021. Kegiatan ini pun diikuti oleh Kelompok Tani Aek Siondop Desa Hutapadang

Tindak lanjut dari pelatihan ini yakni kelompok telah memiliki demplot budidaya jamur tiram sebagai modal usaha kelompok untuk mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh di pelatihan, sehingga diharapkan ke depan Kelompok Tani mempunyai produk yang siap untuk dipasarkan. (Cah)

  • Bagikan