Waspada
Waspada » AUI Minta Polisi Tutup Tempat Maksiat Dan Hiburan Malam
Sumut

AUI Minta Polisi Tutup Tempat Maksiat Dan Hiburan Malam

Kapolres: Jangan Sweeping

Ketua Aliansi Umat Islam Kota Tanjungbalai, Indra BMT bersilaturahmi dengan Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira. AUI Minta Polisi Tutup Tempat Maksiat Dan Hiburan Malam. Waspada/Ist
Ketua Aliansi Umat Islam Kota Tanjungbalai, Indra BMT bersilaturahmi dengan Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira. AUI Minta Polisi Tutup Tempat Maksiat Dan Hiburan Malam. Waspada/Ist

TANJUNGBALAI (Waspada) : Aliansi Umat Islam Kota Tanjungbalai meminta kepada Kapolres Tanjungbalai untuk menutup tempat maksiat dan hiburan menjelang dan selama bulan Ramadhan.

Ketua Aliansi Umat Islam (AUI) Kota Tanjungbalai, Indra BMT mengungkapkan hal itu saat bertemu Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira di Mapolres Tanjungbalai, Senin (5/4). Indra yang juga Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia berharap, selain tempat hiburan, hotel dan penginapan juga dirazia secara rutin guna mencegah terjadinya perbuatan maksiat yang meresahkan warga.

“Hasil sweeping yang kami lakukan beberapa waktu lalu menemukan sebuah rumah sering digunakan untuk tempat maksiat (berzinah) di Jln S Parman Kec Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai, kami mohon untuk ditindaklanjuti,” ujar Indra.

Menanggapi hal itu, Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira didampingi Wakapolres Kompol H Jumanto dan KBO Intel Iptu M Simangunsong mengucapkan terimakasih kepada Aliansi Umat Islam Kota Tanjungbalai hadir untuk bersilaturahmi. Kedatangan AUI ungkapnya dapat membantu Polres Tanjungbalai untuk mengetahui permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Informasi yang diberikan katanya sangat berharga yang nantinya dijadikan dasar untuk meminimalisir kejadian maupun permasalahan di tengah masyarakat. Terkait tempat hiburan malam di Kota Tanjungbalai, kapolres menegaskan pihaknya tidak mau dijadikan alat untuk memenuhi kepentingan siapapun, karena hukum akan ditegakkan sesuai aturan yang berlaku.

“Saya minta kepada Aliansi Umat Islam (AUI) Kota Tanjungbalai untuk jangan melakukan sweeping, karena hal itu dilarang dan nantinya dapat menimbulkan masalah baru, jadi sebaiknya berikan informasi kepada kami biar kita kordinasikan dengan pemerintah untuk melakukan tindakan,” tegas Kapolres.

Turut hadir dari AUI, Ketua Forum Dai Pengawal Ijtima Ulama (Fordapim) Tanjungbalai Ustadz H Faisal Sinambela dan Ketua Badan Kemaslahatan Mesjid Tanjungbalai, Ustadz Hafiz Eky Prayoga Marpaung. (A21/A22)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2