Asam Lambung Bikin Warga Sibolga ini Gantung Diri

  • Bagikan
POLISI evakuasi jasad Johanes usai gantung diri di rumahnya Jalan Santeong Kota Sibolga.
POLISI evakuasi jasad Johanes usai gantung diri di rumahnya Jalan Santeong Kota Sibolga.

SIBOLGA (Waspada): Suara jeritan dan tangisan yang bersumber dari rumah Rosida Hutagalung, warga Jalan Santeong Kelurahan Pancur Gerobak, Kota Sibolga itu memecahkan keheningan malam dan sontak membuat tetangganya terbangun dari tidurnya.

Ani Lestarinya, 50, seorang ibu rumah tangga terbangun dari tidurnya karena mendengar suara jeritan disertai tangisan dari rumah tetangganya, Rabu (27/4) malam itu sekira Pukul 00:30. Penasaran akan hal itu, ia bergegas menuju sumber suara yang ternyata berasal dari rumah milik Rosida br Nainggolan.

Setibanya disana, Ani lestari mendapati Suami Rosida, Johanes Lumban Tobing telah terbujur kaku dihadapan istri dan anaknya.

Tak berselang lama, warga lainnya juga berdatangan ke rumah itu untuk mengetahui apa yang terjadi, warga yang datang juga melihat tubuh Johanes terbujur kaku tak bernyawa diruang tamu rumahnya, menurut keterangan istrinya suaminya tewas karena gantung diri.

Mendengar penyebab kematian karena bunuh diri, warga melaporkan kejadian itu ke pihak yang berwajib.

Mendapat laporan adanya orang tewas karena gantung diri, malam itu juga petugas kepolisian Polres Sibolga langsung turun ke TKP untuk memastikan dugaan bunuh diri yang dilaporkan.

Sesampainya di TKP, Jalan Santeong No. 45, Polisi langsung melakukan olah TKP, setelah itu mayat Johanes dibawa oleh Petugas untuk dilakukan Visum guna memastikan penyebab kematiannya.

Kepada Polisi, Rosida bercerita bahwa sebelum kejadian, ia bersama suami dan anaknya masih sempat menonton acara Televisi di ruang tamu, namun sekira pukul 23.00 WIB dia mengajak sang suami untuk istirahat tidur di kamar, tetapi ditolak korban dengan dalih masih mau menonton.

Karena rasa ngantuk yang mendera, Rosida dan anaknya masuk ke kamar untuk tidur. menjelang tengah malam tepatnya Pukul 00:30 WIB. Rosida terjaga karena terganggu dengan kerasnya suara Televisi di ruang tamu. Ia bangun dari tempat tidurnya untuk memeriksa volume Televisi. Begitu sampai di ruang tamu, ia kaget menyaksikan sang
suami dalam posisi tergantung dengan leher terjerat tali, spontan saja Rosida menjerit dan berteriak sekerasnya memanggil anaknya.

Jeritan dan teriakan keras Ibunya ternyata membangunkan Yusuf lumban Tobing, 21. Saat keluar kamar, dia mendapatkan sang ayah tergantung kaku di ruang tamu, sementara ibunya menjerit histeris disamping tubuh sang ayah. Melihat kondisi itu, Yusuf berusaha menurunkan ayahnya dan setelah tali berhasil dilepas ternyata ayahnya telah tewas.

Adapun hal pemicu yang membuat korban nekat gantung diri, menurut keluarga adalah akibat Penyakit Asam lambung yang sudah lama ia derita.

Sementara itu hasil otopsi yang dilakukan pihak Rumah Sakit, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban sesuai dari tanda dan ciri yang ditemukan di tubuh korban. Diduga korban tewas akibat bunuh diri. “Namun demikian Satreskrim Polres Sibolga, masih menyelidiki fakta lain dari kasus ini,” ujar Kasi humas AKP R Sormin. (mys)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *