Anuwar Simangunsong Kembali Pimpin KAHMI P.Siantar

  • Bagikan

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Anuwar Simangunsong kembali terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) IV tahun 2021 dan memimpin Majelis Daerah (MD) KAHMI Kota Pematangsiantar sebagai Ketua Umum periode 2021-2026.

Musda yang juga memilih Presidium Forum Alumni HMI-Wati/Kohati (Forhati), dilaksanakan di Convention Hall Siantar Hotel, Jl. WR. Supratman, Minggu (28/11) setelah pada pagi harinya dilaksanakan seminar nasional dengan materi Empat Pilar Kebangsaan.

Sementara, Presidium I, II dan III Forhati Pematangsiantar periode 2021-2026 terdiri Sri Ningsih, Rosmala dan Ismawati Nasution.

Anuwar yang juga penanggungjawab Musda, saat dihubungi Selasa (30/11) menyebutkan setelah Musda, Ketua Umum MD KAHMI terpilih dan calon ketua yang diusulkan, akan segera menyusun kepengurusan MD KAHMI periode 2021-2026.

“Setelah kepengurusan dibentuk, disusun program ke depan, diantaranya melanjutkan program yang selama ini tertunda, karena pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Selain itu, menginventraisir seluruh calon anggota,” sebut Anuwar.

Sedang seminar nasional Empat Pilar Kebangsaan dengan mengusung tema “Pancasila Sebagai Dasar Negara, UUD 1945 Sebagai Konstitusi Negara, Tap MPR NKRI Sebagai Bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara” menghadirkan dua narasumber.

Anggota Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin sebagai narasumber pertama, memetik pernyataan Presiden Soekarno yang menyatakan Pancasila merupakan satu Welschatuung, satu dasar falsafah pemersatu bangsa Indonesia, sekaligus alat perjuangan melenyapkan segala penyakit, terutama imperialisme.

“Pancasila merupakan landasan moralitas dan haluan kebangsaan yang jelas serta visioner, suatu pangkal tolak dan tujuan pengharapan yang penting bagi keberlangsungan dan kejayaan bangsa,” sebut Zulfikar.

Sementara, Ketua KNPI Malaysia Tengku Adenan sebagai narasumber kedua yang berbicara secara virtual menyatakan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia tetap cinta NKRI meski harus tetap mengikuti berbagai peraturan dan perundang-undangan di tanah perantauan.

Bertindak sebagai moderator dalam seminar, Darma Kalbar dan keynot speaker Wakil Sekretaris Umum MN KAHMI H. Dadang Dermawan.

Musda yang dihadiri 150 peserta, dibuka Wali Kota Hefriansyah dan dihadiri Majelis Nasional (MN) KAHMI dari Dewan Pakar Zulfikar Arse Sadikin yang juga anggota Komisi II DPR RI, sekaligus sebagai narasumber dan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumut diwakili Wakil Ketua Muazzal.

Untuk pembahasan tata tertib, diusulkan lima orang formatur terdiri Narimo sebagai pimpinan sidang, Edi P Saragih, Dedek Sulaiman, Fikri Nasution dan Reza Damanik. Musda ditutup Wakil Ketua Bidang Organisasi MW KAHMI Sumut Reza Fahrumi Tahir.(a28/C).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *