Anggota Komisi VI DPR RI, Lamhot Sinaga: Jagung Potensi Ekonomi Baru - Waspada

Anggota Komisi VI DPR RI, Lamhot Sinaga: Jagung Potensi Ekonomi Baru

  • Bagikan

DOLOKSANGGUL (Waspada): Tanaman jagung berpotensi membuka pintu ekonomi baru kepada petani. Ketika pemerintah mensetop importasi jagung, dapat dipastikan bahwa harga jagung akan memberikan peluang ekonomi baru yang menjanjikan.

Demikian disampaikan anggota Komisi VI DPR RI, Lamhot Sinaga saat memberikan bantuan mesin pemipil jagung CSR PT. Inalum kepada sejumlah kelompok tani (poktan) yang dipusatkan di rumah aspirasi Lamhot Sinaga, Jl. Doloksanggul-Siborongborong, Desa Sosorgonting, Kec. Doloksanggul, Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Sabtu (16/10).

Dia memaparkan, masyarakat Humbahas serta masyarakat di kabupaten kawasan Danau Toba sudah dari dulu menanam jagung secara tradisional. Namun permasalahan yang terjadi, kapasitas produksi justru tidak sebanding dengan luas lahan jagung. Kendalanya pemipilan jagung masih banyak menggunakan cara manual.

“Melihat rendahnya kapasitas produksi jagung, kami berpikir bahwa mesin pemipil (perontok) jagung menjadi solusi mendongkrak kapasitas produksi. Sebab dengan adanya mesin pemipil jagung, para petani akan lebih mudah merontokkan jagung yang siap dipasarkan,” ujarnya.

Dikatakan, dengan menggunakan mesin pemipil jagung, masyarakat dapat menaikkan kapasitas produksi hingga satu ton per jam. Di sisi lain, hadirnya mesin pemipil jagung dapat menjadi alasan naiknya animo masyarakat untuk bertanam jagung.

“Dengan potensi alam yang cocok untuk pertanian jagung di kawasan Danau Toba, kami akan terus mendorong masyarakat sehingga delapan kabupaten se-kawasan Danau Toba menjadi sentra produksi jagung. Mengimbangi kapasitas produksi dengan luas lahan, saya akan terus mengupayakan pemberian mesin pemipil jagung kepada para poktan. Targetnya 1000 unit mesin pemipil jagung akan diberikan kepada petani jagung di kawasan Danau Toba,” kata Lamhot.

Politisi dari Fraksi Golkar itu menambahkan, untuk memudahkan pemasaran jagung, pihaknya akan mendatangkan langsung pengusaha pakan ternak ayam dari Jakarta ke Kab. Humbahas dan kabupaten lainnya di kawasan danau Toba. “Jadi petani tidak perlu kawatir untuk pemasaran jagung. Para pengusaha pakan ternak akan kita datangkan dari Jakarta untuk menampung hasil pertanian jagung,” tukasnya.

Lamhot juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor yang terus mendorong masyarakat untuk pengembangan pertanian jagung di daerah itu. “Kita akui, menggalakkan pertanian jagung, awalnya bupati Dosmar dibully bahkan di maki hingga disebut bupati jagung. Namun saat ini masyarakat sudah merasakan mamfaat dan potensi ekonomi baru kepada para petani dan ini luar biasa,” pungkasnya. (cas)

Ket Foto: ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Lamhot Sinaga bersama Wakil Mentri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga memberikan bantuan CSR mesin pemipil jagung kepada poktan. Waspada/Ist  

  • Bagikan