Anggota DPRD Sumut Desak BMBK Perbaiki Jalan Provinsi Di Sergai

Anggota DPRD Sumut Desak BMBK Perbaiki Jalan Provinsi Di Sergai

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Ir Loso. Dia mendesak Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut untuk segera memperbaiki jalan provinsi jurusan Perbaungan-Galang hingga Desa Pulo Gambar di Kabupaten Sergai. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut Ir Loso. Dia mendesak Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut untuk segera memperbaiki jalan provinsi jurusan Perbaungan-Galang hingga Desa Pulo Gambar di Kabupaten Sergai. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Ir Loso (foto) desak Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) untuk segera perbaiki jalan provinsi jurusan Perbaungan-Galang hingga Desa Pulo Gambar di Kabupaten Sergai.

Saat ini, kondisi jalan tersebut rusak parah, sehingga sangat mengganggu arus lalu-lintas.

“Dari aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Pulo Gambar Kecamatan Serba Jadi Kabupaten Sergai, dalam kegiatan Reses I Tahun Sidang II 2020-2021, kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Perbaungan hingga Galang, kondisinya rusak parah, perlu segera dilakukan perbaikan,” tandas Loso, kepada Waspada, Senin (28/12) melalui telepon di Medan.

Anggota DPRD Sumut dari Dapil IV Kabupaten Sergai (Serdang Bedagai) dan Kota Tebingtinggi itu desak Dinas BMBK segera perbaiki jalan provinsi di Sergai, yang mengganggu sektor pertanian.

Politisi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) ini, tentunya sangat meresahkan dan menyulitkan masyarakat dalam mengangkut hasil-hasil pertaniannya, sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan sesegera mungkin.

Anggota Komisi C ini menambahkan, kerusakan jalan tersebut berdampak kepada perekonomian masyarakat dan tentunya akan menurunkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), mengingat kawasan itu merupakan areal perkebunan dan pertanian yang sangat menjanjikan peningkatan perekonomian.

“Masyarakat sangat berharap, agar Pemprov Sumut Cq Dinas BMBK Sumut dapat mengalokasikan anggaran perbaikan jalan provinsi tersebut di APBD Sumut, guna menggairahkan kembali perekonomian masyarakat di sepanjang jalan dimaksud,” tandas anggota Fraksi Nusantara ini.

Pupuk Bersubsidi Langka

Dalam pertemuan reses tersebut, tambah Loso, masyarakat Desa Pulo Gambar juga meminta pemerintah agar dalam menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena setiap musim tanam atau pemupukan tiba, tetap terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi.

“Masyarakat tidak tahu apa yang terjadi di setiap musim tanam dan pemupukan tiba, tetap terjadi kekurangan pupuk bersubsidi. Pemerintah menyarankan dibuat kelompok tani untuk memperoleh pupuk, saran tersebut diikuti petani, tapi tetap juga terjadi kelangkaan, ” tegas Loso.

Berkaitan dengan itu, masyarakat meminta anggota legislatif agar mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut penyebab terjadinya kelangkaan pupuk setiap musim tanam tiba, karena akibat ketiadaan pupuk bersubsidi tersebut, masyarakat terancam gagal panen.

“Usut tuntas ke mana larinya jatah pupuk petani, ” tandas Loso. (cpb)

  • Bagikan