Waspada
Waspada » Anggota DPRD Samosir Romauli Panggabean Dipecat DPP PDIP
Headlines Sumut

Anggota DPRD Samosir Romauli Panggabean Dipecat DPP PDIP

Anggota DPRD Samosir Romauli Panggabean bersama Ketua DPC PDIP Samosir Sorta E Siahaan dan Rismawati Simarmata sebelum konflik sempat berfoto bersama di depan kantor DPC PDIP Samosir. Anggota DPRD Samosir Romauli Panggabean Dipecat DPP PDIP. Waspada/Tumpal P Sijabat
Anggota DPRD Samosir Romauli Panggabean bersama Ketua DPC PDIP Samosir Sorta E Siahaan dan Rismawati Simarmata sebelum konflik sempat berfoto bersama di depan kantor DPC PDIP Samosir. Anggota DPRD Samosir Romauli Panggabean Dipecat DPP PDIP. Waspada/Tumpal P Sijabat

SAMOSIR (Waspada) : Setelah mantan Ketua DPRD Samosir periode 2014-2019, Rismawati Simarmata, kini giliran Romauli Panggabean, istri Plh Bupati Samosir, Jabiat Sagala dipecat DPP PDIP dari keanggotaan Partai PDIP dan demikian Romauli dilarang melakukan kegiatan dengan mengatasnamakan PDIP.

Pemecatan itu tercantum dalam surat keputusan DPP PDIP dengan Nomor. 90 /KPTS/DPP/III/2021 tentang Pemecatan Romauli Panggabean dari Keanggotaan PDIP tertanggal 15 Maret 2021, yang ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Demikian informasi yang disampaikan oleh Ketua DPC PDIP Samosir Sorta E Siahaan, kepada Waspada.id, Sabtu (20/3)) di Samosir.

Alasan pemecatan Romauli Panggabean dikarenakan telah melanggar kode etik dan disiplin PDIP, yang tidak mendukung Paslon Bupati Samosir yang diusung PDIP, yakni Rapidin Simbolon-Juang Sinaga, di Pilkada Samosir, di mana pasangan incumbent kalah dari pasangan Vandiko T Gultom-Martua Sitanggang (Vantas).

“Bahwa sesungguhnya sikap tindakan dan perbuatan Romauli Panggabean, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan dan Anggota DPRD Kabupaten Samosir periode 2019-2024 yang tidak mengindahkan instruksi DPP PDI Perjuangan terkait rekomendasi calon Bupati dan calon Wakil Bupati Kabupaten Samosir pada Pilkada Serentak tahun 2020 dengan mendukung calon kepala daerah dari partai politik lain (Nasdem, PKB, Golkar, Demokrat, Gerindra dan Hanura) adalah pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai, yang merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai, dikategorikan sebagai pelanggaran berat,” demikian poin pertimbangan alasan pemecatan Romauli yang tertuang dalam SK DPP PDIP tersebut.

Anggota DPRD Samosir, Romauli Panggabean menanggapi SK DPP PDIP tentang pemecatannya, hanya menjawab mohon dukungannya dan masih mempelajari keputusan itu, ujarnya.

Beredar informasi di tengah masyarakat Samosir, setelah pemecatan kedua anggota DPRD Samosir tersebut, masih ada empat orang Anggota DPRD Samosir yang akan di pecat dan surat permohonan DPC PDIP Samosir sudah disampaikan ke DPP PDIP di Jakarta dan DPD Sumut.(cts)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2