Anak Santri Purba Baru Diduga Dipukuli Pegawai Lapas Natal - Waspada

Anak Santri Purba Baru Diduga Dipukuli Pegawai Lapas Natal

  • Bagikan

MADINA (Waspada): SR, 15, anak santri Pesantren Mushafawiyah Purba Baru yang tinggal di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) wajahnya babak belur diduga dipukuli oknum pegawai Rutan Kelas II Natal bernama DG, Senin (20/9).

Selain wajah dengan mata lebam, SR saat ini terbaring di rumahnya karena badan yang terasa nyeri dan sakit diduga akibat ditendang oknum pegawai Lapas.

                                             

Orang tua korban, Arlim warga kepada sejumlah wartawan mengatakan, kejadian bermula saat anaknya mengendarai becak, tiba tiba sebuah mobil yang diketahui dikendarai pegawai Rutan Natal itu berbelok sehingga becak yang dibawa anaknya menabrak mobil tersebut.

Saat kejadian, jelas Arlim yang sudah melaporkan kejadian itu pada polisi, pegawai Lapas langsung memukuli anaknya sampai babak belur.

Kondisi SR, anak santri Purba Baru yang diduga dipukuli oknum pegawai Lapas Kelas II Natal.(Waspada/ist).

Parahnya kata Arlin, pegawai Rutan Natal bernama DG bahkan membawa anaknya ke satu tempat yang sepi dan kembali pelaku memukuli korban sehingga bagian kepala dan wajah anaknya luka luka.

”Dari pengakuan anak saya, pelaku sempat mengeluarkan kalimat ancaman mau membunuh anak saya setelah pelaku memukulinya,” ucap Arlim yang sangat terpukul akibat kondisi anaknya yang dihajar oknum pegawai Lapas.

Mendengar kejadian itu, warga sekitar pun sempat mendatangi Rutan Kelas II B Natal yang berdekatan dengan Poksek Natal untuk meminta pertanggung jawaban pelaku atas perbuatannya, namun pelaku tak berani keluar Rutan.

Akhirnya, ayah korban mengadukan persoalan ini ke Polsek Natal yang pengaduannya diterima oleh Ajun Inspektur Polisi AW. Simangunsong.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Natal ataupun Lapas Kelas II Natal.(a.32)

  • Bagikan