Alokasi Dana Rp 400 M Diharapkan Mampu Tanggulangi Banjir Di Sergai

Alokasi Dana Rp 400 M Diharapkan Mampu Tanggulangi Banjir Di Sergai

  • Bagikan
Alokasi Dana RP 400 M Diharapkan Mampu Tanggulangi Banjir Di Sergai
Alokasi Dana RP 400 M Diharapkan Mampu Tanggulangi Banjir Di Sergai

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Loso (foto) berharap alokasi dana Rp 400 miliar dari pemerintah pusat dapat menanggulangi banjir di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Pemprovsu dan Kabupaten Serdang Berdagai (Sergai) juga diminta bersinergis untuk mengatasi bencana alam yang kerap terjadi di kabupaten itu.

“Ada anggaran Rp 400 miliar yang rencananya dialokasikan untuk banjir di Sergai, ini kita harap dapat mengatasi banjir yang sudah sering terjadi di sana,” kata Loso kepada Waspada di Medan, Kamis (25/11).

Anggota dewan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu merespon banjir yang sudah menggenangi ribuan rumah di Sergai, usai curah hujan yang tinggi dan diperparah oleh pasang air laut atau banjir rob.

Selain itu, banjir juga diperparah dengan banjir kiriman dari Simalungun yang mengakibatkan tanggul yang ada di Desa Mariah Padang, Kecamatan Tebingtinggi jebol.

Menyikapi ini, Loso prihatin dan mendesak pemerintah Pemprovsu memaksimalkan upaya pembantuan, terutama bagi para korban yang tertimpa bencana itu.

“Harus ada gerak cepat dari semua pihak, termasuk Pemprovsu agar penderitaan warga tidak berkepanjangan,” kata anggota dewan dari Dapil IV yang mencakup Tebing Tinggi dan Sergai ini.

Menyingggung tentang langkah ke depan untuk mengatasi bencana itu, Loso menyebutkan, pihaknya dari DPRD Sumut sudah berkordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Maman Noprayamin, S.T., M.T., bersama jajarannya.

Perbaikan Jaringan

Dari informasi yang diperoleh, BWS akan menganggarkan dana sebesar Rp 400 miliar yang akan dialokasikan merehabilitasi, memperbaiki dan penguatan jaringan, saluran air, dan sarana lainnya yang mengalami kerusakan sepanjang 33 km.

“Diharapkan hal itu terealisasi mengingat penanggulangan banjir membutuhkan biaya yang besar, dan sinergitas semua pihak,” katanya.

Rencana alokasi bantuan yang bersumber dari APBN itu sebenarnya sudah lama dibahas semasa Ery Nuradi jadi Gubsu, yang juga Bupati Sergai. “Kita berharap ini bisa teralisasi,” katanya.

Alasannya, penanggulangan banjir bukan hanya soal pencegahan, tapi juga antisipasi secara holistik termasuk sinergitas Pemprovsu dan Pemkab Sergai.

“Ini kan kita lihat Sergai dekat sekali dengan laut, kalau sedang pasang, maka besar kemungkinan menggenangi kawasan warga di sekitarnya. Ini saya kira yang perlu kita antisipasi,” ujarnya.

Artinya, lanjut Loso, kalau sungai-sungai-sungai yang ada di Sergai dikorek, sulit menghempang genangan air karena datangnya dari laut.

Terpisah Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Maman Noprayamin, S.T., M.T. kepada Waspada menyebutkan, pihaknya tetap mengupayakan langkah-langkah penanggulangan banjir di Sergai. Terkait rencana alokasi anggaran Rp 400 miliar ke Sergai, Maman menyebutkan, sedang diupayakan. “Ini sedang diupayakan,” sebut Maman, melalui pesan whatsapp-nya. (cpb)

  • Bagikan