Waspada
Waspada » Aksi Penganiayaan Ayah Tiri Viral Di Medsos
Headlines Sumut

Aksi Penganiayaan Ayah Tiri Viral Di Medsos

PELAKU panganiayaan anak di bawah umur saat berada di Polres Tanah Karo. Aksi Penganiayaan Ayah Tiri Viral Di Medsos. Waspada/Ist
PELAKU panganiayaan anak di bawah umur saat berada di Polres Tanah Karo. Aksi Penganiayaan Ayah Tiri Viral Di Medsos. Waspada/Ist

 

TANAH KARO (Waspada): Tim Opsnal Polres Tanah Karo dipimpin Kanit IV Ipda Martan Sitepu, berhasil meringkus pelaku penganiayaan anak di bawah umur, Sabtu (17/4) sekira pukul 23.30 Wib setelah video yang berdurasi 1 menit 28 detik ini, terlihat aksinya terekam warga dan viral di media sosial Facebook.

“Setelah menerima laporan dan melihat aksi keji pelaku penganiayaan anak di bawah umur, kita langsung memerintahkan anggota Opsnal mengejar keberadaan pelaku untuk segera kita amankan”, kata Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Adrian Rizky Lubis kepada Waspada.id, Minggu (18/4).

Pelaku berinisial JAL, 37 penduduk Kec. Kabanjahe merupakan anak tirinya. Sementara korban sebut saja Bunga berusia 10 tahun merupakan anak tiri pelaku yang dipukuli dan ditampar beberapa kali oleh pelaku di saksikan warga sekitar.

Terlihat aksi keji yang dilakukan pelaku terhadap korban yang diseret dan dipukul pelaku. Meski sudah di lerai warga, namun pelaku masih terus menampar dan memukul kepala korban hingga terduduk di tanah.

Dari rekaman juga terlihat, korban dengan rasa takut mondar mandir di lokasi kejadian, dan ketika korban mengarah pulang, korban kembali lari dikejar pelaku dan langsung dianiaya pelaku.

Selain itu, pelaku sempat menggendong korban dan korban yang meronta akhirnya kembali dipukuli pelaku hingga korban mengalami luka memar di bagian kepala, kening sebelah kiri, luka memar di bagian lengan sebelah kiri korban.

Menindaklanjuti video pelaku penganiayaan yang viral, Satreskrim Polres Tanah Karo berjibaku langsung mengamankan pelaku dari rumahnya dan membawa pelaku ke Polres Tanah Karo.

Dari pengakuan ibu kandung korban, peristiwa penganiayaan ini terjadi, ketika korban disuruh ibu kandungnya untuk membuat minuman teh susu. Setelah selesai dibuat, korban meletakkan air panas yang diambilnya di kusen jendela dan langsung pergi.

Dikerahui adik korban yang baru bisa berjalan mendatangi tempat air panas tersebut dan menariknya sehingga terjadi luka bakar, akibat air panas itu tumpah mengenai adik korban.

Dikarenakan suasana sudah panik, ibu korban langsung mendiamkan tangis anaknya yang terkena luka bakar akibat tumpahan air panas dan membawanya ke bidan.

Pelaku yang melihat kejadian itu langsung merasa kesal dan marah sehingga pelaku memukul lengan sebelah kiri dan punggung belakang korban.

Korban tidak terima dipukul lalu korban berlari keluar rumah dan pelaku lalu mengejar korban dan saat itu terlihat pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban disaksikan warga sekitar, jelas Adrian.(c02).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2