Waspada
Waspada » Akibat Banjir Kiriman, Ribuan Rumah Di Lima Kecamatan Terendam
Sumut

Akibat Banjir Kiriman, Ribuan Rumah Di Lima Kecamatan Terendam

Akibat banjir kiriman, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam banjir. Waspada/Kristian Brahmana 
Akibat banjir kiriman, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam banjir. Waspada/Kristian Brahmana 

TEBINGTINGGI (Waspada): Akibat banjir kiriman dari Kecamatan Gunung Pamela, Kab Sergai, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam banjir setinggi 30-100 centimeter, Jumat (27/11).

Akibat banjir kiriman, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam. Waspada/Kristian Brahmana 
Akibat banjir kiriman, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam. Waspada/Kristian Brahmana

Pantauan Waspada.id, Jumat(27/11) dini hari sekitar pukul 02:00, debit air yang mengalir di Sungai Padang dan Bahilang sudah mulai naik, hal tersebut dikarenakan di Kecamatan Gunung Pamela (Sungai Ancol) sedang terjadi hujan yang sangat deras. Dan diperkirakan akibat dari derasnya hujan di lokasi tersebut, Kota Tebingtinggi akan segera direndam banjir.

Sekitar pukul 04:00 dinihari, air sudah mulai meluap dari kedua sungai besar yang ada di Kota Tebingtinggi, hal tersebut seketika menjadikan ribuan rumah di lima Kecamatan di Tebingtinggi yakni, Rambutan, Bajenis, Tebingtinggi Kota, Padang Hilir, dan Padang Hulu direndam banjir.

Tidak hanya rumah warga, pasar, fasilitas umum, jalan utama di Tebingtinggi, hingga jalan lintas Tebingtinggi-Serdang Bedagai (Sergai) juga direndam banjir. Ketinggian air banjir di beberapa lokasi tersebut bervariasi mulai dari 30-100 cm.

Akibat banjir kiriman, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam. Waspada/Kristian Brahmana 
Akibat banjir kiriman, ribuan rumah di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam. Waspada/Kristian Brahmana

Feroza, 26, warga Jalan Semut, Kel Bandar Utama, Kec Tebingtinggi Kota, saat dikonfirmasi Waspada.id terkait banjir kali ini mengatakan, “Genangan banjir mulai memasuki rumah saya sekitar pukul 04:00, air yang masuk ke dalam rumah cukup tinggi mengingat rumah saya hanya berjarak kurang lebih 30 meter dari tembok antara rumah warga dan Sungai Padang, dan hingga saat ini pukul 08:00 belum ada tanda-tanda banjir akan surut, kami berharap agar banjir akan segera surut, supaya aktivitas dapat berjalan normal kembali,”.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Tebingtinggi, Drs Wahid Sitorus, saat dikonfirmasi Waspada.id terkait musibah banjir kiriman ini, membenarkan bahwa ada ribuan rumah di Tebingtinggi yang direndam banjir.

“Dan saat ini pemerintah kota (Pemko), sedang mendata per kelurahan yang terdampak banjir, agar bantuan berupa indomie, beras, minyak goreng, dan lain-lain dapat segera diturunkan ke masyarakat,” kata Drs Wahid Sitorus.(a37)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2