Waspada
Waspada » Air Pasang Kerab Genangi Pasar Tradisional P. Brandan
Sumut

Air Pasang Kerab Genangi Pasar Tradisional P. Brandan

AIR pasang menggenangi pasar tradisional di P. Brandan, Kec. Babalan. Waspada/Asrirrais
AIR pasang menggenangi pasar tradisional di P. Brandan, Kec. Babalan. Waspada/Asrirrais

P. BRANDAN (Waspada): Sebagian lokasi pasar tradisional di kota P. Brandan selalu tergenang ketika air laut pasang. Kondisi ini tentu membuat para pedagang termasuk warga yang berbelanja merasa sangat tidak nyaman.

Pantauan Waspada beberapa hari lalu, air laut meluap hingga menggenangi halaman depan sejumlah deretan lods tempat para pedagang pakaian. Lods yang berada persis di belakang pajak daging ini selalu terendam setiap musim pasang naik.

Para kaum ibu yang hendak berbelanja berbagai kebutuhan sandang dan pangan di pusat pasar tradisional ini terpaksa harus menyingsingkan rok atau baju longdres untuk mengindari agar tidak basah terkena air asin yang kotor.

Selain masalah luapan air laut yang membuat warga merasa tidak nyaman, kondisi sanitasi lingkungan di pasar tradisional terbesar di wilayah Teluk Aru, Kab. Langkat, ini tidak terpelihara dengan baik. Pasar ini terkesan kumuh dan jorok.

Di luar pasar resmi, para pedagang tampak bebas menjual barang dagangannya di ruas jalan umum, seperti di Jl. Babalan, Jl. Taman Bunga, Jl. Sahyan Jainudin, Jl Sudirman, dan di Jl. Masjid persis di depan pagar halam Masjid Raya P. Brandan.

Budi, salah seorang warga ‘kota minyak’ P. Brandan meminta kepada Disperindag Kab. Langkat agar dapat mengalokasi anggaran untuk pembangunan pasar semi modern di daerah ini, karena pusat perdagangan yang ada sekarang kondisinya jauh dari layak.

Kemudin, ia mendesak instansi terkait untuk segera menertibkan ratusan pedagang liar yang seenaknya membuka lapak usaha hingga sampai ke ruas jalan sehingga menggangu kenyamanan publik. “Kami butuh ketegasan dari instnasi berkompeten,” tukasnya. (a10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2