Adu Mulut Di Warung Tuak, Petani Bacok Petani

Adu Mulut Di Warung Tuak, Petani Bacok Petani

  • Bagikan
Kondisi korban saat mendapatkan perawatan. Adu mulut di warung tuak, petani bacok petani. Waspada/Ist 
Kondisi korban saat mendapatkan perawatan. Adu mulut di warung tuak, petani bacok petani. Waspada/Ist 

DELISERDANG (Waspada): Seorang petani diduga melakukan penganiayaan dengan membacok sebanyak empat kali terhadap korban yang juga petani di Warung Tuak di Dusun I, Desa Rumah Lengo, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (26/11) malam.

Pembacokan ini diduga karena adanya adu mulut (cekcok) antara pelaku inisial ST, 41, terhadap korban Jansen Imanuel Tarigan.

Lokasi TKP di Warung Tuak di Dusun I, Desa Rumah Lengo Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang. Adu mulut di warung tuak, petani bacok petani. Waspada/Ist
Lokasi TKP di Warung Tuak di Dusun I, Desa Rumah Lengo Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang. Adu mulut di warung tuak, petani bacok petani. Waspada/Ist

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus, Jumat (27/11) kepada Waspada.id mengatakan, bahwasanya baik korban maupun pelaku berprofesi sebagai petani dan keduanya warga yang sama di Dusun I, Desa Rumah Lengo Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang

“Kronologis kejadian, pada hari Kamis tanggal 26 November 2020 sekitar pukul 19.00 WIB di warung tuak milik Suhendri Tarigan di Dusun I, Desa Rumah Lengo, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang, korban Jansen Imanuel Tarigan dan tersangka ST awalnya duduk-duduk sambil minum tuak di warung tersebut,” kata Kompol Firdaus.

Kemudian keduanya, lanjut Kompol Firdaus, terlibat cekcok mulut hingga tersangka merasa tidak senang. Lalu ketika korban Jansen Imanuel Tarigan keluar dari warung tersebut, tersangka mendatangi korban dan mengambil parang miliknya yang sebelumnya diletakkan tersangka di atas steling warung tersebut.

“Kemudian tersangka membacokkan sebanyak empat kali menggunakan parang tersebut ke arah kepala korban mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan mengeluarkan darah,” sebutnya.

Setelah korban mengalami luka-luka, kata Kompol Firdaus selanjutnya dibawa oleh warga ke Puskesmas STM Hulu untuk mendapat perawatan. Karena luka-luka yang dialami korban begitu parah, Puskesmas pun merujuk korban ke Rumah Sakit Sembiring Deli Tua. Selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tiga Juhar dan langsung mengamankan barang bukti dan pelaku.

“Barang bukti satu bilah parang bergagang kayu telah diamankan bersama pelaku di Mapolsek Tiga Juhar,” tegas Kompol Firdaus. (a16).

 

  • Bagikan