Waspada
Waspada » Abaikan Protokol Kesehatan, Ratusan Warga P. Sidimpuan Ditindak
Headlines Sumut

Abaikan Protokol Kesehatan, Ratusan Warga P. Sidimpuan Ditindak

Petugas Satpol PP P. Sidimpuan menyetop pengendara yang tidak gunakan masker si Jalan Kenanga, P. Sidimpuan. Abaikan protokol kesehatan, ratusan warga P. Sidimpuan ditindak. Waspada/Mohot Lubis
Petugas Satpol PP P. Sidimpuan menyetop pengendara yang tidak gunakan masker si Jalan Kenanga, P. Sidimpuan. Abaikan protokol kesehatan, ratusan warga P. Sidimpuan ditindak. Waspada/Mohot Lubis

P. SIDIMPUAN (Waspada) : Abaikan protokol kesehatan, operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan yang dilakukan Pemko P.Siidmpuan bersama TNI dan Polri telah menindak ratusan warga.

Plt. Kasat Pol PP P. Sidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe, Jumat (18/9) mengatakan masih banyak warga yang abaikan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker saat keluar rumah di masa pandemi COVID-19.

Dijelaskan, pada hari pertama operasi yustisi, Senin (14/9) yang dilakukan Pemko P. Sidimpuan bersama TNI dan Polri di Jl. Sudirman (depan City Walk) dan depan Pos Polisi Kota P. Sidimpuan, tercatat 76 orang yang ditindak.

Begitu juga di hari kedua dan ketiga maupun hari keempat tercatat setiap harinya puluhan warga terjaring operasi yustisi protokol kesehatan. Mereka yang terjaring itu termasuk warga luar Kota P. Sidimpuan.

“Kegiatan operasi yustisi di beberapa titik wilayah P. Sidimpun dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan, telah menindak ratusan masyarakat yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan,” katanya.

Dijelaskan, razia penggunaan masker yang dilakukan petugas gabungan seperti di depan City Walk, Depan Pos Polisi Kota P. Sidimpuan, seputaran Masjid Al-Abror dan Pasar Bajak Batu, P. Sidimpuan.

Sesuai dengan Peraturan Walikota Nomor 28 Tahun 2020, sanksi maksimal orang yang tidak memakai masker adalah kerja sosial membersihkan fasilitas umum selama 45 menit atau denda Rp100 ribu.

“Namun sesuai arahan Walikota P. Sidimpuan, hingga beberapa hari ke depan sanksi yang diberikan bagi warga yang melanggar protokol kesehatan masih berupa teguran,” ungkapnya.

Wali Kota P. Sidimpuan Irsan Efendi Nasution SH mengatakan, tujuan utama dari dilaksanakannya operasi yustisi tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengikuti protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Kita akan lebih mengedepankan sanksi sosial berupa membersihkan fasilitas umum dari pada sanksi denda kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” ujar Wali Kota.

Irsan berharap, masyarakat sadar dan dapat memahami betapa pentingnya mengikuti himbauan pemerintah terhadap protokol kesehatan pada masa pandemi COVID-19. (a39/B).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2