Waspada
Waspada » 979 Tenaga Kesehatan Sidimpuan Divaksin, Wali Kota Vaksin Kedua
Headlines Sumut

979 Tenaga Kesehatan Sidimpuan Divaksin, Wali Kota Vaksin Kedua

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution saat divaksin COVID-19 tahap kedua disaksikan Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sopian Subri Lubis, Selasa (23/2). 979 Tenaga Kesehatan Sidimpuan Divaksin, Wali Kota Vaksin Kedua. Waspada/Ist
Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution saat divaksin COVID-19 tahap kedua disaksikan Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sopian Subri Lubis, Selasa (23/2). 979 Tenaga Kesehatan Sidimpuan Divaksin, Wali Kota Vaksin Kedua. Waspada/Ist

P. SIDIMPUAN (Waspada) : Dari 1.517 orang tenaga kesehatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan, 979 diantaranya telah divaksin Sinovac untuk pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Capaian vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan sampai tanggal 22 Februari 2021 adalah tervaksin 979 orang (64,53%) dari 1.517 Nakes,” kata Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sopian Subri Lubis pada pencanangan vaksin COVID-19 tahap kedua, Selasa (23/2).

Data tenaga kesehatan yang telah divaksin tersebut, ujar Kadis Kesehatan didasarkan pada data di Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Kota P. Sidimpuan.

Tujuan pemberian vaksinasi COVID-19, lanjut Sopian, untuk mengurangi transimisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (Herd Imunity) serta melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Petugas Kesehatan (Kanan) memperlihatkan alat suntik berisi vaksin COVID-19 saat akan melakukan vaksinasi tahap kedua kepada Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, Selasa (23/2). Waspada/Ist
Petugas Kesehatan (Kanan) memperlihatkan alat suntik berisi vaksin COVID-19 saat akan melakukan vaksinasi tahap kedua kepada Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, Selasa (23/2). Waspada/Ist

Kadis Kesehatan Padangsidimpuan mengungkapkan, pencangan vaksinasi COVID-19 tahap pertama dilaksanakan 9 Februari 2021 kepada 17 pejabat publik di Kota Padangsidimpuan yang diawali vaksin pertama terhadap Wali Kota P. Sidimpuan Irsan Efendi Nasution.

Pemberian vaksin pertama bertujuan untuk memicu respon kekebalan awal dan vaksin kedua untuk menguatkan respon imun yang telah terbentuk.

“Vaksin membutuhkan 14-28 hari setelah penyuntikan kedua untuk membangun jumlah anti body yang optimum supaya memberikan perlindungan yang maksimal”, jelas Kadis Kesehatan Padangsidimpuan.

Wali Kota Terima Vaksin Kedua

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution bersama sejumlah pejabat publik yang telah divaksin pertama pada 9 Februari 2021, kembali divaksin tahap kedua di aula kantor Wali Kota, Jl. Sudirman Padangsidimpuan, Selasa (23/2).

Selain Wali Kota Padangsidimpuan, pejabat publik lainnya yang menerima vaksin kedua antara lain Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini dan Ketua DPRD Padangidimpuan Siwan Siswanto

Ketua DPRD Padangsidimpuan Siwan Siswanto saat akan divaksin Covid-19 tahap kedua, Selasa (23/2). Waspada/Ist
Ketua DPRD Padangsidimpuan Siwan Siswanto saat akan divaksin Covid-19 tahap kedua, Selasa (23/2). Waspada/Ist

Wali Kota Irsan Efendi Nasution yang merupakan orang pertama yang di vaksin di daerah itu mengaku, sampai saat penyuntikan tahap kedua, dirinya tidak mengalami gejala klinis atau gangguan pada tubuhnya.

“Hari ini penyuntikan vaksin dosis kedua. Alhamdulillah lancar semuanya, tidak ada gejala apapun, dan tidak sakit,” kata Irsan usai pelaksanaan vaksinasi.

Irsan menjelaskan tidak semua orang bisa divaksin, sebab ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk divaksin, salah satunya tensi darah tinggi tidak dapat mengikuti vaksinansi. “Jadi, yang betul-betul clear (dapat melalui tahapan-tahapan/skrining) bisa divaksin,” ucap Irsan.

Menurutnya, penyuntikan vaksin COVID-19 ini merupakan ikhtiar agar masayarat terhindar dari Virus Corona dan diharapkan pandemi COVID-19 bisa segera berakhir.

“Ikhtiar ini harus maksimal lahir dan batin, termasuk dengan divaksin seperti sekarang,” ucapnya.(a39/a05).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2