717 Mahasiswa UM-Tapsel KKN 4 Bulan Di Desa Masing-masing

717 Mahasiswa UM-Tapsel KKN 4 Bulan Di Desa Masing-masing

  • Bagikan
Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu MA saat membuka pembekalan mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di desa atau daerahnya masing-masing, Senin (20/9).Waspada/Mohot Lubis
Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu MA saat membuka pembekalan mahasiswa yang akan melaksanakan KKN di desa atau daerahnya masing-masing, Senin (20/9).Waspada/Mohot Lubis

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan bekali 717 mahasiswa dari berbagai Fakultas dan Program Studi yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 4 bulan (September- Desember 2021) di desa atau kampung halaman masing-masing mahasiswa.

Pembekalan terhadap mahasiswa yang dilaksanakan secara bergelombang di Aula Seminar UM-Tapsel, Jl. Sutan Mohammad Arief, Batang Ayumi, Padangsidimpuan dibuka Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu MA dan dihadiri Wakil Rektor I Aisyah Nurmi MPt serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Muhamamd Darwis MPd.

                                             

Mahasiswa yang akan melaksanakan KKN tersebut terdiri dari mahasiswa Fakultas Hukum 170 orang, Prodi Bimbingan Konseling 36 orang, Prodi PPKN 9 orang, Prodi Pendidikan Biologi 23 orang, Prodi Pendidikan Agama Islam 19 orang, Prodi Pendidikan Ekonomi 69 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggeris 31 orang.

Kemudian Prodi Pendidikan Matematika 23 orang, Prodi Pendidikan Kimia 4 orang, Prodi Pendidikan Fisika 3 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia 25 orang, Prodi Peternakan 18 orang, Prodi Agroteknologi 167 orang, Prodi Administrasi Publik 93 orang, Prodi PGMI 7 orang dan Prodi Pendidikan Anak Usia Dini 19 orang.

Ketua Panitia Pembekalan KKN Mahasiswa UM-Tapsel, Muhammad Darwis MPd mengatakan, pembekalan terhadap 717 mahasiswa yang akan KKN di daerahnya masing-masing berlangsung selama 4 hari dari tanggal 20 sampai 24 September 2021.

“Hari pertama yang dirangkai dengan pembukaan oleh Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu MA, 1 gelombang, hari kedua dan ketiga masing masing 4 gelombang. Hari keempat yang dirangkai dengan penutupan pembekalan 1 gelombang,” jelas Darwis.

Ditanya tentang asal daerah mahasiswa yang akan melaksanakan KKN selama 4 bulan, Muhammad Darwis menjelaskan tersebar di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Padanglawas, Kabupaten Padanglawas Utara dan Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Terhadap mahasiswa peserta KKN UM-Tapsel 2021, Muhammad Darwis meminta agar melaksanakan KKN dengan sebaik mungkin sesuai pedoman yang ada serta menjaga nama baik almamater dan UM-Tapsel.

Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu MA mengatakan, melaksanakan KKN di kampung halaman masing-masing menjadi momen untuk bisa mengabdi dalam rangka memajukan daerah masing-masing. “Tapi KKN di kampung halaman masing-masing juga menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk dapat berbuat yang terbaik. Jangan permalukan dirimu di kampungmu sendiri,” pinta Rektor.

Rektor mengingatkan mahasiswa agar terlebih dahulu melakukan pemetaan, baru kemudian menyusun kegiatan yang akan dilaksanakan serta berkolaborasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan kalangan pemuda.(a39).

  • Bagikan