715 Mahasiswa Baru UM-Tapsel Ikuti Matamaru Dan Masta IMM

715 Mahasiswa Baru UM-Tapsel Ikuti Matamaru Dan Masta IMM
Rektor Minta Pemko Sidimpuan Berikan Beasiswa Berprestasi

  • Bagikan
Asisten III Pemko Padangsidimpuan Hamdan Sukri (tengah) dan Pasi Ops Kodim 0212/Tapsel Kapten Inf Anahar Jusar (kanan) sebagai nara sumber berikan pencerahan pada mahasiswa dalam kegiatan Matamaru Dan Masta IMM, Senin (27/9).Waspada/Mohot Lubis
Asisten III Pemko Padangsidimpuan Hamdan Sukri (tengah) dan Pasi Ops Kodim 0212/Tapsel Kapten Inf Anahar Jusar (kanan) sebagai nara sumber berikan pencerahan pada mahasiswa dalam kegiatan Matamaru Dan Masta IMM, Senin (27/9).Waspada/Mohot Lubis

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Sebanyak 715 mahasiswa Universitas Muhamamdiyah Tapanuli Selatan (UM-Tapsel) ikuti Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (Matamaru) Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) secara online dan offline selama 4 hari dari tanggal 27 sampai 30 September 2021.

Pelaksanaan Matamaru dan Masta IMM yang dibuka Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu, MA di Aula Seminar Um-Tapsel, Jl. Sutan Mohammad Arief, Batang Ayumi, Padangsidimpuan, Senin (27/9) dihadiri Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Ir. Arwin Siregar dan Ketua Badan Pembina Harian UM-Tapsel Mizwar Zaini Lubis.

                                             

Untuk memberikan pencerahan dan penguatan terhadap 715 mahasiswa baru tersebut, UM-Tapsel menghadirkan Staf khusus Meneteri Investasi M. Pradana Indraputra sebagai pembicara secara online serta Aisisten III Pemko Padangsidimpuan Hamdan Sukri dan Pasi Ops Kodim 0212/Tapsel Kapten Inf Anahar Jusar sebagai pembicara pada hari pertama.

Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu MA saat membuka Matamaru Dan Masta IMM di Aula Seminar UM-Tapsel, Jl. Sutan Mohammad Arief, Padangsidimpuan, Senin (27/9).Waspada/Mohot Lubis

Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu, MA mengatakan meskipun dalam pandemi Covid-19, proses pembelajaran tetap berjalan karena pendidikan merupakan kebutuhan dalam mempersiapkan generasi muda penerus bangsa.

UM-Tapsel sebagai bagian dari kampus merdeka mulai Tahun Ajaran 2021/2022, ucap Muksana, mahasiswa hanya diwajibkan belajar di Prodi masing-masing selama 5 semester. Sedangkan semester 6 dan 7 diberikan hak kepada mahasiswa untuk memilih belajar di luar kampus.

Mengingat banyak mahasiswa berprestasi yang membutuhkan bantuan akibat kondisi enonomi, Rektor UM-Tapsel meminta kepada Pemko Padangsidimpuan memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi di perguruan tinggi swasta sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan.

“Sudah saatnya Pemko Padangsidimpuan memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi di PTS yang ada di Padangsidimpuan. Jangan hanya memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi di perguruan tinggi favorit,” ujar Muksana.

Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Ir. Arwin Siregar mengatakan mahasiswa baru UM-Tapsel yang sedang mengikuti Matamaru dan Masta IMM sudah tepat memilih UM-Tapsel sebagai tempat menimba ilmu karena UM-Tapsel terbukti telah banyak melahirkan generasi berprestasi.

“Kita sudah tahu di Padangsidimpuan bagaimana bagusnya perkembangan UMTS dari tahun ke tahun, bagaimana alumninya banyak yang sudah sukses berkarir. Kalau boleh saya sampaikan, sudah banyak pejabat yang merupakan alumni sini,” katanya.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UM-Tapsel, Syawaluddin menegaskan tidak semua mahasiswa baru UM-Tapsel dari 6 Fakultas yang mengikuti Matamaru. ”Apalagi saat ini penerimaaan mahasiswa baru gelombang kedua masih berlangsung,” ungkapnya.(a39).

  • Bagikan