37 Peserta Ikut Musda XV KNPI Kota Tanjungbalai - Waspada

37 Peserta Ikut Musda XV KNPI Kota Tanjungbalai

  • Bagikan

TANJUNGBALAI (Waspada) : Sebanyak 37 Peserta akan mengikuti Musda XV Pemuda/KNPI Kota Tanjungbalai yang dihelat di Hotel Grand Singgie Kota Tanjungbalai, Sabtu (18/9).

37 peserta itu terdiri dari 28 OKP dan OKI, 6 DPK Kecamatan, 1 DPD Kota Tanjungbalai, 1 DPD Sumut, dan 1 MPI KNPI Tanjungbalai. Keputusan ini diambil dalam Rapimpurda Pemuda/KNPI Kota Tanjungbalai yang digelar di Hotel Grand Singgie, Jumat (17/9) malam.

Sebelum Rapimpurda, Ketua KNPI Mahyaruddin Salim mengatakan saat ini KNPI terpecah menjadi empat bahkan kabarnya sampai lima. Untuk Kota Tanjungbalai, ada 3 versi KNPI menciptakan warna tersendiri bagi pemuda di “Kota Kerang” sehingga lebih ramai.

“Perbedaan pandangan dalam tubuh KNPI Ini sah sah saja, tak jadi masalah, bukan legalitas yang menjadi tolok ukur melainkan keyakinan untuk mencari tempat berorganisasi,” ujar Mahyaruddin.

Mahyaruddin menambahkan, Pemuda di Kota Tanjungbalai sebaiknya tidak berkutat pada perpecahan yang terjadi, namun lebih memikirkan untuk bagaimana membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan itu Mahyaruddin meminta maaf bila ada kesalahan selama dirinya menakhodai KNPI Kota Tanjungbalai yang telah berakhir periodesisasinya pada 2018 lalu.

“Harapan saya kepada ketua dan pengurus yang terpilih besok, ambil yang baik saja, tinggalkan yang buruk, KNPI Satu Nafas,” ucap anggota DPRD Sumut ini.

Mewakili KNPI Sumut, Adi Herman menyatakan sudah sejak lama ada gerakan untuk melemahkan pemuda dengan memecah organisasi. Untuk saat ini tegas mantan Ketua KNPI Kota Tanjungbalai itu, KNPI yang diakuinya ialah yang berkantor di Jln Gaharu Kota Tanjungbalai dan Jln Gatot Subroto No 183 Medan.

“Mari bersatu berlomba berbuat baik untuk Kota Tanjungbalai, kalau kita terpecah, maka kota ini akan begini begini saja, ‘basitengoan’ sajolah kita,” ucap Adi Herman. Rapimpurda berjalan lancar meski sempat terjadi perdebatan alot yang menyebabkan salah satu Ketua Kecamatan, Syafrizal Manurung walk out dari ruang rapat. (a21/a22).

Keterangan foto : Adi Herman mewakili KNPI Sumut didampingi Mahyaruddin Salim memukul gong tanda dibukanya Rapimpurda KNPi Tanjungbalai secara resmi.Waspada/Rasudin Sihotang

  • Bagikan