Waspada
Waspada » 33 Positif, 2 Meninggal, Plh Bupati Sergai Minta Masyarakat Patuhi Prokes
Headlines Sumut

33 Positif, 2 Meninggal, Plh Bupati Sergai Minta Masyarakat Patuhi Prokes

Plh. Bupati Sergai HM Faisal Hasrimy. 33 Positif, 2 Meninggal, Plh Bupati Sergai Minta Masyarakat Patuhi Prokes. Waspada/Ist
Plh. Bupati Sergai HM Faisal Hasrimy. 33 Positif, 2 Meninggal, Plh Bupati Sergai Minta Masyarakat Patuhi Prokes. Waspada/Ist

SEIRAMPAH (Waspada): Kendati proses percepatan penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) terus dilakukan secara maksimal, namun sebaran pandemi masih menujukkan peningkatan sehingga cukup mengkhawatirkan.

Demikian disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, Selasa (22/2) di ruang kerjanya di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sergai

“Dalam kurun waktu 11 hari saja yaitu mulai 11 hingga 21 Februari, ada 33 warga Sergai yang dikonfirmasi terpapar Covid-19. Itu belum termasuk 2 warga kita lainnya yang dikabarkan meninggal dunia dalam kondisi positif Covid-19,” terang Akmal.

Dijelaskan Jubir Satgas, jika dalam rentang 11-21 Februari, angka kasus konfirmasi Covid-19 tertinggi terjadi pada tanggal 13 dan 17 Februari di mana ada masing-masing 7 warga terpapar Covid-19 pada saat itu.

Sedangkan untuk asal domisili lanjut Jubir Satgas, paling banyak berasal dari Kecamatan Perbaungan yaitu sebanyak 7 orang, kemudian disusul dari Kecamatan Sei Bamban dan Sei Rampah sebanyak 4 orang, 3 orang dari Kecamatan Silinda, masing-masing 2 warga dari Dolok Merawan, Teluk Mengkudu, Tebingtinggi, Dolok Masihul, Sipispis dan Tebing Syahbandar serta masing-masing satu orang dari Kotarih dan Tanjung Beringin.

“Untuk warga kita yang meninggal dunia sebanyak 2 orang berasal dari Kecamatan Sipispis inisial I, wanita, 66 tahun dan dari Perbaungan inisial D, pria 71 tahun. Kepada keluarga warga yang meninggal dunia, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya dan berdoa semoga ini jadi kasus dengan korban jiwa yang terakhir,” harap Akmal.

Sembuh Covid-19 Bertambah 20 Orang

Pada kurun waktu yang sama papar Jubir Satgas, juga terdapat 20 orang warga Sergai yang berhasil menyintas Covid-19.

“Untuk warga yang sembuh, jumlah paling banyak merupakan warga Sei Rampah yaitu 7 orang, kemudian masing-masing 3 orang dari Sei Bamban dan Tebing Syahbandar. Selanjutnya masing-masing 2 orang dari Perbaungan dan Dolok Masihul terakhir masing-masing satu warga asal Tebingtinggi, Kotarih dan Teluk Mengkudu”, sebut Akmal.

Perkembangan ini, jelas Jubir Satgas, menjadikan total kasus konfirmasi di peta sebaran Kabupaten Sergai menjadi 478 kasus dengan rincian 408 orang sudah sembuh, 40 orang positif Covid-19 sedang dalam isolasi mandiri dan/atau menjalani perawatan di RS rujukan serta 30 orang warga yang meninggal dunia.

Tingkatkan Disiplin Prokes

Terpisah, Pelaksana harian (Plh) Bupati Sergai HM Faisal Hasrimy, AP, M.AP tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dengan Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas (5M).

Ditambahkan Plh Bupati, terkait dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tertuang dalam Instruksi Menteri dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021.

Hal ini sebut Plh Bupati, sesuai pernyataan Presiden RI, PPKM yang dilaksanakan sebelumnya tidak efektif, ditandai dengan ekonomi yang mengalami penurunan sedangkan pandemi tetap tinggi, ditambah dengan mobilitas masyarakat yang masih tinggi, sehingga dilakukanlah kebijakan PPKM Mikro.

“Untuk itu Pemkab Sergai akan melakukan peningkatan terhadap Pos Komando (Posko) Desa dan Kelurahan dalam menjalankan empat fungsi yaitu pencegahan, penanganan, pembinaan serta dukungan penanganan Covid-19. Ini nantinya melibatkan TP-PKK, Dasawisma, tokoh-tokoh masyarakat, agama, adat dan lainnya. Kemudian lewat supervisi yang diketuai oleh Kepala Desa/Lurah serta dibantu aparat desa, Satlinmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat,” jelas Faisal.

Selain penerapan Prokes yang ketat imbuh Plh Bupati, menurut informasi dari Kantor Staf Kepresidenan bahwa pemerintah juga sudah menjadwalkan vaksinansi bagi masyarakat setelah sebelumnya pada bulan Januari-Februari dilakukan vaksin bagi pejabat dan tokoh masyarakat.

Sedangkan untuk masyarakat luas rencananya vaksinasi akan dilakukan pada bulan April 2021 mendatang yang akan diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di daerah rentan wabah dan padat penduduk.

“Kita berharap segala upaya dan sinergitas yang dilakukan saat ini dapat menekan laju pandemi sekaligus memutus mata rantai sehingga kita bisa hidup normal seperti sedia kala,” tutup Faisal Hasrimy.(a15/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2