Waspada
Waspada » 3 Terdakwa Cetak Sawah Ditahan Di Rutan Sidikalang
Sumut

3 Terdakwa Cetak Sawah Ditahan Di Rutan Sidikalang

SIDIKALANG(Waspada): Tiga orang terdakwa kasus korupsi cetak sawah tahun anggaran (TA) 2011, inisial masing AST anggota DPRD Provinsi,JS merupakan pengusa dan EM pensiunan ASN resmi ditahan di Rutan Kelas II B Sidikalang, Rabu (5/5)  yang lalu.

Hal itu diterangkan Kajari Dairi Syahrul Juakhsa Subuki,SH.MH melalui Kasi Intel Kejari Dairi Andri Dharma kepada Waspada di Ruang kerjayana Senin(10/5).

Ia menjelaskan, penahanan ketiga terdakwa (AST, EM dan JS) setelah keluar penetapan hakim Pengadilan Tipikor Medan untuk di tahan.

“Sudah dua kali persidangan berjalan. Pertama sidang pembacaan dakwaan pada 27 Maret 2021 dan sidang esepsi digelar, Senin (3/5/21)lalu,”  katanya

Pada saat sidang esepsi, Hakim Pengadilan Tipikor menetapkan penahanan ketiganya. Kejaksaan Negeri Dairi menjalankan penetapan hakim yaitu eksekusi penahanan ketiga terdakwa.

Penitipan itu dilakukan setelah tim Kejari Dairi menjemput AST  saat usai pemeriksasn kesehatan di Rumah Sakit Pringadi  Medan, Selasa (4/5) dan tiba di Kejari Dairi pada  esok harinya.

Lanjutnya, kasus  tindak pidana korupsi cetak sawah merugikan uang negara sebesar Rp 567 juta, dari pagu sebesar Rp 750 juta.

Namun rencana tuntutan belum bisa ditetapkan menunggu jalannya sidang selanjutnya, ia juga menerangkan  melihat koperatif  para terdakwa selama ini  ada pertimbangan keringanan hukum  bagi para terdakwa ditambah dengan inisiatif  faktor pengembalian uang sebesar 270 juta dari dua terdakwa.

Untuk diketahui Sebelumnya, Ketua Kelompok Tani Maradu, Ariffudin Sirait dan Ignatius Sinaga bendahara kelompok tani pengelola anggaran tersebut sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Medan, masing- masing dihukum penjara 1 tahun 6 bulan, dengan subsider 1 bulan dan bayar uang pengganti sebesar Rp 12.950.000.(a25/a24).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2