3 Pengedar Dan 2 Pemakai SS Diringkus Polres Pematangsiantar - Waspada

3 Pengedar Dan 2 Pemakai SS Diringkus Polres Pematangsiantar

  • Bagikan
Tiga pria yang diduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu, R, 27, A, 19, dan WR, 19, dan dua pria yang diduga pemakai sabu-sabu, diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar, Kamis (30/7) sore.(Waspada-ist).

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Tiga pria yang diduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan dua pria yang diduga pemakai SS, diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar dari tiga tempat terpisah pada hari yang sama.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi dan Kasat Narkoba AKP David Sinaga, Jumat (31/7) menyebutkan tiga pria yang diduga pengedar SS terdiri R, 27, warga Jl. Sriwijaya, Kel. Baru, Kec. Siantar Utara, A, 19, warga Kel. Merdeka, Kec. Siantar Timur dan WR, 19, warga Desa Rambung Merah, Kec. Siantar, Kab. Simalungun.

Dua pria yang diduga sebagai pemakai SS terdiri J, 34, dan WF, 27, keduanya warga Jl. Tanah Jawa, Kel. Melayu, Kec. Siantar Utara.

Satres Narkoba meringkus R, A dan WR setelah mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan di depan SMAN 2, Jl. Patuan Anggi, Kel. Sukadame, Kec. Siantar Utara akan ada transaksi narkoba pada Kamis (30/7) pukul 16:00.

Informasi itu tidak disia-siakan Kasat Narkoba dan segera memerintahkan anggotanya melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi transaksi narkoba itu. Ketika personel Satres Narkoba tiba di lokasi yang disebutkan masyarakat itu, terlihat ada satu pria sedang duduk di atas sepeda motor dan satu sedang berdiri serta sikap mereka mencurigakan.

Kedua pria itu segera didekati, namun dua pria itu berusaha kabur, hingga segera dikejar dan dapat diringkus. Dua pria itu ternyata R serta A dan saat dikejar terlihat R membuang satu paket SS dari tangan kirinya dan dari dalam celana A terjatuh dua paket SS.

Setelah menyita barang bukti SS bersama sepeda motor Honda BK 5812 WAJ, R dan A diinterosasi darimana mereka memperoleh SS itu. R akhirnya mengaku membeli SS dari WR di perladangan di Jl. Surisuri, Desa Rambung Merah. Pengejaran terhadap WR segera dilakukan pukul 17:30 dan ketika tiba di perladangan itu, WR berusaha kabur dan membuang barang bukti SS terdiri satu paket SS dan satu plastik klip berisi empat paket SS. WR berhasil diringkus dan barang bukti SS yang dibuangnya turut disita.

Tubuh WR juga digeledah dan ditemukan uang penjualan SS Rp 152 ribu dari kantong celana belakang sebelah kanan. Setelah seluruh barang bukti disita terdiri SS delapan paket seberat 3,11 gram, uang tunai dan sepeda motor, R, A dan WR dibawa ke markas Satres Narkoba untuk diproses secara hukum.

Setelah membawa R, A dan WR ke markasnya, Satres Narkoba mendapat informasi lagi dari masyarakat pada hari itu juga pukul 18:30 di dalam satu rumah Jl. Tanah Jawa, ada beberapa pria yang sering menggunakan narkoba.

Penyelidikan segera dilakukan dengan mendatangi rumah yang disebutkan masyarakat itu. Ketika tiba di rumah itu, personel Satres Narkoba langsung masuk ke dalam rumah setelah membuka pintu yang tidak terkunci. Ternyata saat itu, J dan WF sedang berada di dalam rumah serta langsung diringkus.

Penggeledahan di dalam rumah juga dilakukan dan ditemukan satu paket SS seberat 1,10 gram di lantai dekat pintu depan di dalam rumah, satu bong terbuat dari botol kaca, satu mancis, dua potongan plastik klip, satu botol plastik berisi tiga potongan pipet, satu pipa kaca, satu sendok terbuat dari pipet dan satu jarum sumbu yang seluruhnya ditemukan di atas meja di ruang tamu.

Tubuh WF juga digeledah dan ditemukan satu unit HP merk Nokia dari kantung celana depan sebelah kanan dan dari J ditemukan satu unit HP merk Nokia dari kantong celana depan sebelah kiri. WF dan J juga diboyong bersama barang bukti ke markas Satres Narkoba untuk diproses secara hukum.

Kasat Narkoba menyebutkan R, A, WR, J dan WF masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan serta pengembangan siapa bandar SS yang memasok SS kepada mereka.(a28/C).

  • Bagikan