KISARAN (Waspada): 2 Hari pencarian korban hanyut di aliran Sungai Silau, Kel Mutiara, Kec. Kota Kisaran Timur, Kab Asahan, akhirnya menemukan jasad remaja 17 tahun dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab.Asahan Zulfahri Harahap, saat dikonfirmasi Waspada, menerangkan korban hanyut Chairul Akbar,17, warga Jl Sutan Iskandar, Lk III Kel.Mutiara, Kec.Kota Kisaran Timur, akhirnya ditemukan oleh tim SAR dari BPBD Kab Asahan dengan Basarnas Pos Tanjungbalai, dengan kondisi terapung di Sungai tidak jauh dari titik hilangnya korban, Kamis (9/2) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
“Jasad korban langsung dievakuasi, dan dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan,” jelas Zulfahri.
Zulfahri menerangkan bahwa remaja ini hilang dilaporkan pada Selasa (7/2) sore, dan langsung dilakukan pencarian, namun karena malam hari diberhentikan dan dilanjutkan keesokan hari, Rabu (8/2), dengan melakukan perluasan radius 3 Km, namun belum juga membuahkan hasil.
“Di hari ketiga, akhirnya jasad korban ditemukan dan langsung dievakuasi,” jelas Zulfahri.
Sedangkan Lurah Mutiara, Kec Kota Kisaran Timur Yafizham, menuturkan sebelumnya remaja ini mandi bersama rekannya, namun korban tetap memilih mandi saat teman-temannya sudah naik di daratan, dan saat itu remaja hilang dibawa arus sungai.
Menurutnya, berdasarkan keterangan warga sekitar, wilayah tersebut rawan karena arus sungai cukup deras dan sungai tergolong dalam. Sehingga Yafizham menghimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan anak-anaknya, terutama saat bermain atau mandi di sungai.
“Jangan sembarangan mandi sungai, hindari tempat yang dalam dan arus yang kencang,” jelas Yafizham. (a02/a19/a20)