Waspada
Waspada » 198 Calhaj Asal Simalungun Ikhlas Ditunda
Sumut

198 Calhaj Asal Simalungun Ikhlas Ditunda

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kab. Simalungun, H Amrisyam Simamora. Waspada/Ist
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kab. Simalungun, H Amrisyam Simamora. Waspada/Ist

SIMALUNGUN (Waspada): Sebanyak 198 orang jamaah calon haji (Calhaj) asal Kabupaten Simalungun, batal berangkat ke tanah suci tahun ini, menyusul keputusan Menteri Agama RI Nomor: 494 Tahun 2010 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1441 H/2020 M.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Simalungun, melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Amrisyam Simamora, kepada Waspada di Kantor Kemenag Simalungun, Rabu (3/6), mengatakan sudah mengetahui tentang pembatalan atau penundaan pemberangkatan jamaah calon haji untuk tahun 2020.

Dia mengatakan, jumlah calon haji asal Kab. Simalungun yang sudah melunasi ongkos dan batal berangkat berdasarkan keputusan Menteri Agama RI , sebanyak 198 orang.

“Seyogianya jika tidak ditunda jamaah calon haji yang akan kita berangkatkan dari Kabupaten Simalungun tahun ini jumlahnya sebanyak 198 orang, semuanya sudah melunasi ongkosnya,” kata Amrisyam.

Dikatakannya, penundaan atau pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun ini, sesuai dengan surat keputusan Menteri Agama RI, terkait dengan keselamatan dan keamanan para jamaah di tengah pandemi COVID-19.

Pihaknya, sebagai Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Simalungun, telah mensosialisasikan pembatalan keberangkatan tersebut kepada para jamaah calon haji. Informasi disebar melalui aplikasi grup WhatsApp Calhaj 2020 Kab. Simalungun. Pada prinsipnya semua calon menyatakan ikhlas meski rasa sedih tetap ada karena mereka tertunda untuk bertemu dengan Ka’bah.

“Melalui pesan grup WhatsApp, seluruh calon menyampaikan rasa sedihnya, karena mereka tertunda untuk bertemu dengan Ka’bah. Namun, mereka menyatakan ikhlas dan tidak ingin mengambil kembali dananya, bersabar menunggu hingga tahun depan,” sebut Amrisyam.

Lebih lanjut Amrisyam mengatakan, jika Calhaj yang sudah melunasi ongkos tapi ditunda pemberangkatannya dan ingin mengambil dananya, dipersilahkan menghubungi pihaknya untuk segera dikembalikan kepada yang bersangkutan. Dan bagi yang tidak ingin mengambilnya tidak apa-apa.

“Kita berharap seluruh calon haji tetap dalam keadaan sehat selalu sehingga tahun depan atas izin Allah Swt dapat berangkat. Bagi calon haji yang mengambil atau tidak mengambil dananya, tetap menjadi prioritas pada pemberangkatan tahun depan,” ujar Amrisyam.(a27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2