Waspada
Waspada » UM-Tapsel Ditetapkan Sebagai Kampus Sehat
Pendidikan Sumut

UM-Tapsel Ditetapkan Sebagai Kampus Sehat

Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu, MA (5 kiri) dan Ketua BPH UM-Tapsel Mizwar Zaini Lubis (4 kiri) foto bersama anggota senat pada peresmian UM-Tapsel sebagai kampus sehat, Senin (9/3). Waspada/Mohot Lubis
Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu, MA (5 kiri) dan Ketua BPH UM-Tapsel Mizwar Zaini Lubis (4 kiri) foto bersama anggota senat pada peresmian UM-Tapsel sebagai kampus sehat, Senin (9/3). Waspada/Mohot Lubis

P. SIDIMPUAN (Waspada) : Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM-Tapsel) Dra. Muksana Pasaribu, MA, Senin (9/3) menetapkan perguruan tinggi tersebut sebagai kampus sehat pertama di wilayah Tabagsel.

Peresmian UM-Tapsel sebagai kampus sehat pada awal semester genap Tahun Ajaran 2019/2020 diwarnai dengan ekspose hasil survey SPMI (Sistim Penjaminan Mutu Internal) oleh Kepala Badan Penjaminan Mutu UM-Tapsel, Effan Zulfiqar.

Rektor UM-Tapsel Dra. Muksana Pasaribu, MA mengatakan, penetapan UM-Tapsel sebagai kampus sehat merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang digelar Majelis Diktilitbang Muhammadiyah di Yogyakarta tentang kampus sehat yang diikuti 79 PTM, termasuk UM Tapsel.

Rektor UM-Tapsel Dra.Muksana Pasaribu MA (tengah) bersama Ketua BPH UM-Tapsel Mizwar Zaini Lubis (2 kiri) memberikan pengarahan pada launching UM-Tapsel sebagai kampus sehat, Senin (9/3). Waspada/Mohot Lubis
Rektor UM-Tapsel Dra.Muksana Pasaribu MA (tengah) bersama Ketua BPH UM-Tapsel Mizwar Zaini Lubis (2 kiri) memberikan pengarahan pada launching UM-Tapsel sebagai kampus sehat, Senin (9/3). Waspada/Mohot Lubis

Sebagai implementasi dari penerapan kampus sehat tersebut, UM-Tapsel telah menetapkan aturan bahwa kampus ini bebas dari asap rokok, termasuk di kantin.

“Di kalangan perserikatan Muhammadiyah, kita termasuk yang terlambat menerapkan aturan keras bebas asap rokok. Jika ada yang melanggar akan diberi sanksi,” tegas Rektor.

Selain bebas asap rokok, lanjut Muksana, hari Jumat ditetapkan sebagai kampus bebas polusi sehingga dosen, pegawai dan mahasiswa dilarang membawa kendaraan ke dalam kampus.

“Kalau di Jakarta car free day tiap hari Minggu, di UM-Tapsel tiap hari Jumat,” ungkapnya.

Aturan lain yang ditetapkan UM-Tapsel dalam penerapan kampus sehat itu adalah meminimalisir sampah plastik dengan dengan membagikan botol air minum (tumbler) kepada seluruh dosen dan pegawai.

Botol air minum jadi pengganti air minum kemasan yang dibagi setiap ada kegiatan sehingga wajib dibawa setiap hari terutama jika ada kegiatan sedangkan air mineral untuk isinya akan disiapkan oleh prodi dan unit kerja.

Menurut Rektor, pola hidup sehat yang menjadi bagian dari disiplin harus diterapkan dan dimulai dari diri sendiri. “Ini telah menjadi aturan kampus yang harus diikuti,” tuturnya.

Launching UM-Tapsel sebagai kampus sehat pertama itu dihadiri Ketua BPH UM-Tapsel Miswar Zaini Lubis, Wakil Rektor I Syulhenni Sari, Wakil Rektor III Syawaluddin, Pimpinan unit kerja dan seluruh Dosen. (cml/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2