Waspada
Waspada » 10 Pegawai Dinkes Pematangsiantar Positif COVID-19
Headlines Sumut

10 Pegawai Dinkes Pematangsiantar Positif COVID-19

Rapat dengar pendapat Komisi I DPRD dengan Dinkes Pemko untuk membahas LKPJ Wali Kota Hefriansyah tentang pelaksanaan APBD TA 2019 di gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Jl. Haji Adam Malik, Jumat (24/7) siang. 10 Pegawai Dinkes Pematangsiantar Positif COVID-19. Waspada/Edoard Sinaga
Rapat dengar pendapat Komisi I DPRD dengan Dinkes Pemko untuk membahas LKPJ Wali Kota Hefriansyah tentang pelaksanaan APBD TA 2019 di gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Jl. Haji Adam Malik, Jumat (24/7) siang. 10 Pegawai Dinkes Pematangsiantar Positif COVID-19. Waspada/Edoard Sinaga

PEMATANGSIANTAR (Waspada): 10 pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemko Pematangsiantar positif terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan saat sedang diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit Tentara (RST).

Adanya 10 orang pegawai Dinkes positif terkonfirmasi COVID-19, terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD yang dipimpin Ketua Komisi I Andika Prayogi Sinaga dengan Dinkes Pemko saat pembahasan LKPJ Wali Kota Hefriansyah tentang pelaksanaan APBD TA 2019 di gedung DPRD, Jl. Haji Adam Malik, Jumat (24/7) siang.

Menjawab pertanyaan Ketua Komisi I tentang kronologi dan mengapa sampai 10 orang pegawai Dinkes positif terkonfirmasi COVID-19, Kadis Kesehatan dr. Ronald H Saragih menjelaskan, awalnya dari satu orang positif terkonfirmasi COVID-19 dan akhirnya setelah dilakukan tracing (pelacakan), sejumlah pegawai Dinkes dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19, dengan mengalami gejala.

Ronald mengakui ada kelalaian dari pegawai Dinkes itu selaku tenaga kesehatan dalam membuka alat pelindung diri (APD). “Padahal, mereka telah kita bekali dengan APD tingkat III. “

“Awalnya, satu pegawai Dinkes berinisial SS mengeluh karena demam dan akhirnya diopname di RST. Namun, demam pegawai itu tidak turun, hingga dilakukan swab test dan hasilnya dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19. Setelah itu, dilakukan tracing kepada pegawai yang satu ruangan dan memiliki kontak erat dengan SS dan hasilnya, sejumlah pegawai dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19,” jelas dr. Ronald.

Mendengar penjelasan dr. Ronald itu, Ketua Komisi I kembali bertanya berapa seluruhnya pegawai tenaga kesehatan yang positif terkonfirmasi COVID-19 dan dr. Ronald menjawab seluruhnya 17 orang terdiri pegawai Dinkes 10 orang, pegawai Puskesmas Kartini 2 orang, pegawai RSUD dr. Djasamen Saragih 2 orang dan rumah sakit swasta 3 orang.

Terkait adanya pegawai Dinkes positif terkonfirmasi COVID-19 dan diduga sempat melakukan kontak erat, anggota Komisi I Tongam Pangaribuan mempertanyakan apakah dr. Ronald diisolasi atau tidak.

Menjawab pertanyaan itu, dengan suara agak pelan, dr. Ronald mengaku dirinya akan mengisolasi diri. “Saya juga akan mengisolasi diri. Ini, karena salah satu pegawai yang positif, sempat kontak dengan saya,” ucapnya.(a28/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2