Waspada
Waspada » 1.200 Orang THL Pemko Sibolga Jadi Peserta BPJamsostek
Headlines Sumut

1.200 Orang THL Pemko Sibolga Jadi Peserta BPJamsostek

Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan (4 kanan) foto bersama dengan Kepala Kantor BPJamsostek Padangsidimpuan, Muhammad Syahrul (tengah) dan BPJamsostek Sibolga. 1.200 Orang THL Pemko Sibolga Jadi Peserta BPJamsostek. Waspada/Ist
Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan (4 kanan) foto bersama dengan Kepala Kantor BPJamsostek Padangsidimpuan, Muhammad Syahrul (tengah) dan BPJamsostek Sibolga. 1.200 Orang THL Pemko Sibolga Jadi Peserta BPJamsostek. Waspada/Ist

P.SIDIMPUAN (Waspada) : 1.200 orang Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga masuk menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

“Sesuai dengan hasil pembicaraan dengan Wali Kota Sibolga Jamaluddin Pohan pada 8 Maret 2021 bahwa, terhitung Maret 2021, sebanyak 1.200 orang THL yang bekerja di Pemko Sibolga masuk program BPJamsostek,” kata Kepala Kantor BPJamsostek Padangsidimpuan, Muhammad Syahrul didampingi Kepala BPJamsostek Sibolga Sanco Simanullang, Rabu, (10/3).

BPJamsostek Cabang Padangsidimpuan yang membawahi 4 Kantor Cabang Pratama C yakni Kantor Cabang Mandailing Natal, Padanglawas, Sibolga, dan Nias, turun ke Sibolga untuk menyahuti keingingan Pemko Sibolga dalam memberikan perlindungan terhadap THL.

Dijelaskan, kebijakan Pemko Sibolga untuk mengikut sertakan THL masuk program BPJamsostek dalam rangka memenuhi kewajiban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Untuk pembiayaan masuknya THL jadi peserta BPJamsostek, sebagaimana diungkapkan Wali Kota Sibolga dalam pertemuan yang digelar di Pandan, Sibolga, ujar Kepala BPJamsostek Padangsidimpuan telah ditampung dalam APBD Sibolga.

Pembiayaan perlindungan bagi non PNS untuk terdaftar di BPJamsostek merupakan bahagian dari anggaran pembiayaan BPJamsostek pejabat Pemko Sibolga dan anggota dewan yang ditampung dalam APBD.

“Ini merupakan salah satu rangkaian gebrakan Wali Kota Jamaluddin Pohan dan Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing dalam bidang perlindungan ketenagakerjaan,” tuturnya.

Mengingat jumlah THL di lingkungan Pemko Sibolga lebih dari 1200 orang, maka Pemko Sibolga mengagendakan bahwa sisanya akan ditampung pada APBD Perubahan Tahun 2021 atau pada APBD 2022.

Didampingi Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (KUKMK) Rina Lamrenta Lumbang Tobing dan Kadis Kesehatan Kota Sibolga, Firmansyah Hulu, lanjut Muhammad Syahrul, Wali Kota Sibolga juga merencanakan perlindungan tenaga kerja kepada sektor informal seperti nelayan, tukang beca, tukang parkir, petani dan pedagang untuk terdaftar di BPJamsostek.

“Jika selama ini warga Sibolga telah mendapatkan santunan kematian sebesar Rp1 juta, maka Pemlko Sibolga akan mengkajinya kembali untuk ikut program BPJamsostek dengan santunan kematian sebagaimana disebutkan yaitu sebesar Rp42 juta,” paparnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Sibolga meminta Dinas Ketenagakerjaan segera membuat pertemuan dengan melibatkan seluruh OPD terkait, mulai dari Perizinan, Bagian Hukum, Dinsos, Pekerjaan Umum dan OPD lainnya.

Untuk itu Kepala BPJamsostek Padangsidimpuan dan Kepala BPJamsostek Sibolga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan semangat baru Wali Kota Sibolga yang sangat peduli dengan perlindungan ketenagakerjaan.

“Jika tahun lalu Pemkab Tapanuli Selatan meraih penghargaan Paritrana, Penghargaan Jamsostek Award dari Presiden, tahun ini kita harapkan dilanjutkan Pemko Sibolga,” harap Muhammad Syahrul.(a39).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2