Waspada
Waspada » 1.000 Bingkisan Beras PBL Sergai Dinanti Masyarakat
Sumut

1.000 Bingkisan Beras PBL Sergai Dinanti Masyarakat

KETUA Pejuang Bravo Lima Sergai Drs Joni Walker Manik MM saat menyerahkan bingkisan beras dan mie instan kepada penarik yang mangkal di Desa Pon Kec.Sei Bamban, Selasa (14/4). Waspada/Edi Saputra
KETUA Pejuang Bravo Lima Sergai Drs Joni Walker Manik MM saat menyerahkan bingkisan beras dan mie instan kepada penarik yang mangkal di Desa Pon Kec.Sei Bamban, Selasa (14/4). Waspada/Edi Saputra

SEIRAMPAH (Waspada): Pembagian 1.000 bingkisan beras dan mie instan ke sejumlah Kecamatan di Kab. Serdang Bedagai (Sergai) yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pejuang Bravo Lima (PBL) Kab. Sergai mendapat apresiasi dan dinanti masyarakat terlebih dampak dari virus Corona (Covid-19).

Pembagian bingkisan beras dan mie instan langsung dipimpin Ketua PBL Sergai Drs Joni Walker Manik MM, Sekretaris PBL Abdul Firman Kursin, serta Pengurus PBL Sergai, Selasa (14/4) dari sekretariat PBL Sergai di Jl. Pasar Senen Desa Pematang Ganjang Kec. Sei Rampah yang dibagi dalam 5 tim yang diawali warga yang tinggal disekitar sekretariat PBL.

Kemudian pembagian bingkisan difokuskan kepada penarik becak bermotor (betor), penarik ojek yang berara dipangkalan disepanuang Jalinsum Kec. Sei Bamban, Sei Rampah, Teluk Mengkudu hingga Kec. Perbaungan, selain itu bingkisan juga dibagikan kepada pemulung, petugas kebersihan, penyapu jalan, petugas pengutip bantuan pembangunan masjid, petugas parkir, serta pengemis dan warga kurang mampu yang ditemukan di sepajang Jalinsum yang dilintasi.

Penarik ojek Tugiran, 67, warga Dusun III Desa Sei Buluh, Kec. Sei Bamban usai menerima bingkisan kepada Waspada, bersyukur dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan Pejuang Bravo Lima, bahkan Tugiran sejak virus Corona menerpa baru mendapatkan bantuan beras dan mie instan.

Sebagai tukang ojek dipangkalan lanjut Tugiran, dimusim wabah virus Corona ini sangat berdampak bagi dirinya, jika sebelum wabah bisa mendapatkan rezeki bisa mencapai Rp 60 ribu, namun dampak virus Corona perhari rata-rata hanya dapat Rp25 ribu, kendati.demikia Tugirin tetap bersyukur.

Pernyataan senada juga disampaikan Arianto, 76, warga Desa Jambur Pulau Kec. Perbaungan, kakek 4 cucu yang mencari nafkah sebagai Pemulung yang berpenghasilan hanya Rp10 ribu perhari ini saat virus Corona merebak, sehingga dirinya sangat beruntung mendapatkan bingkisan beras dan mie instan dari Pejuang Bravo Lima Sergai.

Ayah 4 anak tersebut juga belum pernah menerima bingkisan beras dan mie instan, terlebih saat wabah virus Corona.

Sebelumnya penarik Betor Sugino, 59, warga Dusun I Desa Cempedak Lobang Kec. Sei Rampah, Kec. Sei Rampah merasa bersyukur telah mendapat bingkisan beras dan mie instan dari Pejuang Bravo Lima Sergai disaat penumpang becak sepi sejak wabah virus Corona.

Ketua PBL Sergai Drs Joni Walker Manik MM dihadapan pengurus dan relawan mengatakan saat ini masyarakat dalam keadaan gelisah bercampur galau karena penyebaran Covid-19, namun Bravo Lima Sergai masih mampu melaksanakan bakti sosial dengan membagikan 1.000 bingkisan beras dan mie instan,

Bingkisan beras dan mie instan lanjut Ketua PBL Sergai, dihimpun dari partisipasi pengurus, pengusaha, serta para donatur.

“Hal ini kita lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak Covid-19, semoga bantuan yang kita berikan dapat sedikit membantu masyarakat yang membutuhkan diantaranya penarik ojek, penarik betor, pemulung, penyapu jalan, petugas pengutip bantuan pembangunan masjid, juru parkir serta pengemis dan warga kurang mampu”, ungkap Joni Walker.

Pembagian bingkisan beras dan mie instan berakhir di Panti Asuhan Zakiyun Najah di Desa Firdaus Kec. Sei Rampah dan Gereja Bethel Indonesia (GBI), HKI, HKBP, Gereja Tuhan di Kec. Teluk Mengkudu, penyerahan bantuan tersebut diserahkan Bupati Sergai Ir H Soekirman yang didampingi Ketua PBL Sergai Drs Joni Walker Manik MM, Sekretaris PBL Abdul Firman Kursin serta Pengurus PBL Sergai lainnya. (c03)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2