Sudah 224 KK Mengungsi Akibat Luapan Krueng Langsa

LANGSA (Waspada): Pusdalops BPBD Kota Langsa melaporkan dampak bencana banjir luapan Krueng/Sungai Langsa semakin parah dan sudah 224 KK yang mengungsi, Jumat (8/11).

Sudah 224 KK Mengungsi Akibat Luapan Krueng Langsa
AIR Krueng Langsa yant semakin meninggi akibat curah hujan di hulu, Jumat (8/11). Waspada/dede

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, Ali Musafah, SE mengatakan, kondisi banjir luapan Krueng Langsa semakin meluas. Saat ini sudah ada 88 KK di Kecamatan Langsa Lama yang terendam banjir, yakni Gp Pondok Kemuning sebanyak 5 KK, Gp Selalah Baru Dusun Cendana Lorong I sebanyak 35 KK, Gp Selalah Dusun Tanjung Jati 1 sebanyak 16 KK, Dusun Tanjung Jati 2 ssbanyak 11 KK, Gp. Pondok Pabrik sebanyak 21 KK. Sedangkan di Kec. Langsa Kota di Dusun Tanjung Putus dan Gg Ampera Gp Jawa sebanyak 136 KK.

Sementara upaya yang dilakukan, sebut Ali Musafah, pihaknya telah mendirikan 2 tenda keluarga serta rubber boat untuk penanganan kondisi darurat. "BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan upaya-upaya penanganan bencana banjir kepada masyarakat," sebutnya.

Dampak ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 80 cm. Memperhatikan debit air Kruent Langsa yang masih terus meningkat, diperkirakan warga terdampak masih akan  terus bertambah.

"Sementara, saat ini BPBD masih kekurangan tenda pengungsi serta bantuan logistik pemenuhan kebutuhan dasar serta obat-obatan," sebut Ali Musafah. (m43)