Soal Makelar Proyek, Sekwan DPRD Medan Diperiksa Kejatisu

MEDAN (Waspada): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Medan Abdul Azis, Rabu (23/10). Ia datang ke Kejatisu untuk dimintai keterangan atas laporan Rusli Darma Ginting terkait dugaan kasus makelar proyek di DPRD Medan.

Soal Makelar Proyek, Sekwan DPRD Medan Diperiksa Kejatisu
Kabid Investigasi LSM Penjara Indonesia Kota Medan Rahmatsyah.

"Iya memang ada, pemanggilan Sekwan DPRD Medan. Dia datang kemarin," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu Sumanggar Siagian, Kamis (24/10) sore.

Sumanggar juga tidak membantah, bahwa Sekwan DPRD Kota Medan, Abdul Azis dipanggil terkait laporan Rusli Darma Ginting.

"Ya, soal klarifikasi laporan itu saja. Dan keterangan dia sudah kita ambil. Hanya sebatas itu," ucap Sumanggar.

Ditanya lebih rinci soal isi laporan yang dilayangkan Rusli Darma Ginting dan siapa saja yang dipanggil Kejatisu, Sumanggar enggan membeberkannya.

"Itu belum bisa kita publikasikan. Yang diperiksa cuma dia," ucap Sumanggar singkat.

Sementara Kabid Investigasi LSM Penjara Indonesia Kota Medan Rahmatsyah mengatakan dari penelusuran yang dilakukan pihaknya juga mengetahui soal pemanggilan Sekwan DPRD Kota Medan Abdul Azis. "Iya memang dia dipanggil. Kami tahu itu, ia dipanggil atas laporan Rusli Darma Ginting," kata Rahmatsyah.

Dari informasi yang dihimpun LSM Penjara, lanjut Rahmatsyah, Sekwan DPRD Kota Medan dilaporkan Rusli Darma Ginting karena diduga ada meminta uang dari sejumlah pemborong melalui Rusli Darma Ginting dalam pengadaan proyek di DPRD Medan.

Rusli Darma Ginting, kata Rahmatsyah, sebelumnya sudah pernah jadi terdakwa atas kasus itu, dan sudah selesai menjalani masa hukuman.

Karena itu, menurut Rahmatsyah, memang sudah seharusnyalah Rusli Darma Ginting melaporkan  Abdul Azis. Sebab, sejak kasus ini bergulir di tahun 2018 lalu, sudah terdapat kejanggalan.

Kasus itu, kata dia juga tidak terlepas dari laporan yang mereka layangkan ke Kejatisu pada Agustus 2019 lalu, soal jaksa berinisial JOS, yang tidak memanggil Abdul Azis sebagai saksi di persidangan terkait kasus tersebut.

"Makanya kita meminta Kejatisu serius mengusut kasus ini Sebab, proses kasus ini sebenarnya sudah lama terjadi," tandas Rahmatsyah.

Sekretaris DPRD Kota Medan, Abdul Aziz menampik telah dipanggil ke Kejatisu. "Gak ada itu. Saya gak tahu apa-apa," katanya singkat ketika dikonfirmasi, Senin (28/10). 

Ditanya soal kasus dugaan  penipuan dengan terdakwa Rusli Darma Ginting, Aziz juga enggan berkomentar. "Udah ya saya gak tahu apa-apa," imbuhnya sambil berlalu. (cra/cyn)