Seribuan Umat Muslim Meriahkan Halal Bihalal Ukhuwah Islamiyah Kabupaten Karo

TANAH KARO (Waspada): Seribuan umat muslim meriahkan acara Halal Bihalal Ukhuwah Islamiyah yang digelar Ormas Islam dan lembaga Dakwah Minggu (14/7) di jambur Desa Lingga Kec. Simpang Empat.

Seribuan Umat Muslim Meriahkan Halal Bihalal Ukhuwah Islamiyah Kabupaten Karo
Waspada/ Panitra Nedy Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Ust Irwanto Al Rasyid, H. Mukhlis Mubarrok serta undangan lainya.

Turut hadir dalam acara ini Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Tuan Guru HM Syafri Sinulingga Al-Karo-i dari Pekan Baru, Penceramah Ust. Irwanto Al Rasyid S.Pd.I, SH.I dan H. Mukhlis Mubarrok Dalimunte Lc.M.Si, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karo diwakili H. Sungkono, perwakilan Camat Simpang Empat dan Kepala Desa Lingga serta seluruh pimpinan Ormas Islam.
          Halal Bihalal yang diselenggarakan pertama kalinya di Kabupaten  Karo ini, bertujuan  untuk membina hubungan antar sesama Ormas Islam yang ada di kabupaten Karo dan memiliki salah satu visi agar bersama-sama ikut membangun Kabupaten Karo.
      Thema acara itu, sebarkan maaf, bersihkan hati, peduli sesama demi kebersatuan umat, sebut Ketua Pelaksana Abdul Rahmat Saleh Tarigan didampingi Sekretaris Samsir A, dalam laporannya sebagai panitia.
         Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi acara Halal Bihalal Islamiyah Kab. Karo dalam mempererat hubungan silaturahmi umat Islam yang ada di Kabupaten Karo.
       Terkelin juga mengatakan agar mengawasi anak-anak dalam menggunakan hanpon pintar (smart pon, gadget). Karena penggunaan fasilitas ini tanpa pemahan yang bijak, dapat menyeretnya sendiri ke lingkaran hukum karena informasi provokatif yang dibuat orang pintar berhati jahat, disebarkan orang baik, seperti anak-anak kita.  
        Karena kecanduan menggunakan fasilitas ini identik pengertianya dengan Narkolema (narkoba lewat mata) kecanduan.
 Untuk itu, kendalikan anak kita gunakan gatget agar tidak mempengaruhi kesehatannya  kata Terkelin.
         Tuan Guru HM Syafri Sinulingga Al Karo-i kepada Waspada mengatakan kegiatan ini sebuah kejadian yang luar biasa karena acara Halal Bihalal itu, bukan hanya antara umat Islam saja. Sedikit banyaknya, ada saudara saya dari Kristen GBKP yang ke acara ini.
        Saya asli orang Karo dari Desa Lingga, saya senang jadi orang Karo. Terlebih Bupati Karo Terkelin Brahmana saya nasehati tentang keberagaman agama di Kabupaten Karo. Saya datang ke Karo jauh-jauh dari Pekan Baru untuk menghadiri acara ini.
       Satu pesan yang dapat dipetik untuk kita bersama  melalui acara ini kata Tuan Guru HM. Syafri adalah seluruh umat muslim ataupun umat-umat yang lain agar tetap menjaga jalinan tali silaturahmi.
       Sebab orang Karo terkenal dengan toleransinya adat itulah yang paling diutamakan. Bukan berarti membelakangi agama, sebab agama-agama dan adat sangat dihormati dari dulu. Belum ada sejarahnya, perpecahan umat beragama di Kabupaten Karo, maka keberbedaan itu harus sebagai media saling menghormati dan memgasihi, tandas Tuan Guru Sinulingga.
       Memeriahkan acara ini, panitia menyuguhkan tari Lima Serangkai dan tarian berirama Nasyid. 
       Ormas maupun lembaga dakwah yang hardir antara lain FPI, GP Ansor, GM Pujakusuma, Kamka, Forsip, Alwasliyah, MTA, Gerpedais, Ikadi, Setigkam, Muhammadiah, MTA, Pengajian Pujakesuma, IKADI, IPHI, ARMADA, BKMT, Sahid, IHI Kab. Karo. (cpn