Sejak Dibangun Tahun 2013, Pasar Ulumerah Pakpak Bharat Belum Juga Berfungsi

PAKPAKBHARAT (Waspada): Sejak dibangunnya Pasar Ulumerah di Desa Ulumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, pada tahun 2013 yang lalu, hingga kini belum juga pernah dioperasikan sehingga bangunan pasar tersebut terkesan sia-sia dan kini sebagian sudah mulai hancur serta dipenuhi semak belukar.

Sejak Dibangun Tahun 2013, Pasar Ulumerah Pakpak Bharat Belum Juga Berfungsi
PASAR Ulumerah dibangun sejak tahun 2013, hingga saat ini belum pernah beroperasi. Waspada/Warikam Boangmanalu

Bangunan Pasar Tradisional Ulumerah ini, merupakan Program Bantuan Sarana dan Prasarana Pasar dari Kementerian Koperasi dan UKM RI tahun 2013, dengan biaya sekira 900 juta, yang terdiri dari Kios 20 buah, Balerong 2 buah dan dikelola oleh Koperasi Serba Usaha Buena Karya.

Menurut informasi yang dihimpun Waspada, Pemkab Pakpak Bharat melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Kabupaten Pakpak Bharat sudah beberapa kali melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi tentang operasionalisasi bangunan pasar tradisional yang berada di Ulumerah tersebut, namun hingga kini tetap juga belum beroperasi.

Padikte Berutu, Warga sekitar pajak Ulumerah, mengaku heran karena sejak dibangunnya pasar tersebut, belum juga pernah beroperasi.

"Saya gak tau dan merasa heran apa alasan mereka sehingga pasar ini belum juga beroperasi sehingga bangunan ini seperti sia-sia" katanya.

Ketika Waspada mengkonfirmasi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Kabupaten Pakpak Bharat, Mordehai Orba Suntuk, SH, MH, Selasa (13/8), beliau tidak mau memberikan keterangan. Namun, Kepala Seksi Koperasi, Jansen Silahi, Selasa (13/8) kepada Waspada mengatakan, bahwa Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Kabupaten Pakpak Bharat sudah memanggil pihak pengurus Koperasi Serba Usaha Buena Karya.

"Kami sudah memanggil pengurus Koperasi yang bersangkutan, tadi pagi mereka datang dan kami sudah membahas tentang pasar tersebut. Kita tunggu aja dulu ya." ujar Jansen.(cwb)