Satu Rumah Berkonstruksi Kayu Terbakar, Lima Terluka

LANGSA (Waspada): Diduga akibat tumpahan minyak bensin di lantai, satu rumah berkonstruksi kayu di Desa Damar Siput, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur ludes dilalap si jago merah, Selasa (17/9) sekira pukul 02:00.

Satu Rumah Berkonstruksi Kayu Terbakar, Lima Terluka
Bustami Rizal yang mengalami luka bakar saat dirawat di ruang Sitahon RSUD Langsa, Selasa (17/9). Waspada/dede

Akibat kebakaran itu, pemilik rumah yang sehari-hari berjualan bensin, Bustami Rizal, 32, bersama istri Yulia Ningsih, 27 tiga anaknya, Andi Prayuda, 5, Icha Maulida, 3, Nuhammad Irfan, 1,8 mengalami luka bakar serius dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa guna mendapatkan perawatan.

Sementara, anak kedua Icha Maulida, mengalami luka bakar pada bagian tubuhnya hingga 70 persen dan mendapat perawatan serius di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Sedangkan Bustami Rizal, mengalami luka serius di bagian kaki dan tangan, serta istrinya Yulia Ningsih luka bakar di bagian paha kaki dan tangan. Sementara dua anak lainnya, Andi Prayuda dan M Irfan, mengalami luka bakar di bagian kaki dan tangan, namun tidak begitu parah.

Menurut keterangan korban, Bustami Rizal, malam itu seperti biasa dirinya sebelum tidur meletakan minyak bensin kemasan isi ulang di dalam botol mineral yang telah diisinya di ruang tamu. Sementara minyak bensin yang masih di dalam jeringen diletakan di dapur rumahnya.

Bustami kembali bercerita, saat itu dirinya terbangun sekira pukul 02:00 dan menuju ke ruang tamu. Namun saat melangkah ke ruang tamu, tapak kakinya terasa dingin dan dilihatnya ada tumpahan minyak bensin di lantai ruang tamu serta kamarnya.

Lalu, berselang beberapa menit diduga akibat uap minyak bensin yang sudah memenuhi ruangan tiba-tiba minyak tersebut tersulut api dari lampu teplok yang berada di dinding kamar. Sontak, kobaran api langsung membakar isi kamar dan ruangan tersebut.

Melihat kamarnya terbakar, saat itu saya langsung keluar meminta tolong. Sementara istri langsung membawa dua anaknya keluar rumah. Namun, anak saya yang nomor dua, Icha Maulida masih berada di kamar yang sudah terbakar.

"Saat itu saya memutuskan untuk masuk kembali ke kamar rumah saya, namun sebelum masuk ke rumah oleh warga menyiramkan air ke tumbuh saya agar nanti tidak terbakar," ungkap Bustami.

Selanjutnya, saya menerobos masuk ke rumahnya yang telah dilalap api dan langsung menuju kamarnya. "Setelah berada di kamar, saya binggung keluar karena melihat api sudah membesar. Lalu, saya menjebol dinding kamar yang terbuat dari kayu agar bisa keluar," sebutnya.

Kemudian, dibantu warga Bustami dan keluarganya yang mengalami luka bakar dibawa ke RSUD Langsa untuk mendapat perawatan intensif.(m43)