Satu Dari Tiga DPO Perampok Truk Getah Serahkan Diri

SIMALUNGUN (Waspada): Salah seorang tersangka perampokan truk bermuatan getah di Jalan Lintas P. Siantar - Parapat kilometer 13 tepatnya di Nagori Dolok Panriasan, Kec. Jorlang Hataran, Kab. Simalungun, menyerahkan diri ke Unit Jahtanras Polres Simalungun, Jumat (11/10) sekira pk. 21.00.

Satu Dari Tiga DPO Perampok Truk Getah Serahkan Diri
TERSANGKA RS alias Kentung di dampingi keluarganya saat menyerahkan diri ke Unit Jahtanras di Aspol Polres Simalungun.

"Salah seorang pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) truk colt diesel bermuatan getah karet berinisial RS alias Kentung menyerahkan diri ke Unit Jahtanras," ujar Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Muhammad Agustiawan melalui Kanit Jahtanras Iptu Hengky B Siahaan, Sabtu (12/10).

Hengky menjelaskan, RS alias Kentung, 39, beralamat Simpang Parsaoran Nagori Gunung Mariah Kec. Dolok Panribuan. Kab. Simalungun itu menyerahkan diri di dampingi ibu dan istrinya. Sebelumnya, pihak Sat Reskrim Polres Simalungun telah menangkap dan menembak kaki 2 dari 5 tersangka pelaku. Keduanya JS dan JFS yang kakinya ditembak karena berupaya melawan saat akan ditangkap dari rumah masing-masing pada Jumat (4/10). Dengan penyerahan diri RS alias Kentung, maka tersangka pelaku yang belum tertangkap (DPO) tinggal 2 orang lagi yang identitasnya sudah diketahui. 

Seperti diberitakan, JS, JFS, RS alias Kentung serta dua temannya AS dan JDS (belum tertangkap) mencuri truk colt diesel BB 5691 NC bermuatan getah di Jalan Lintas P. Siantar - Parapat kilometer 13, tepatnya di Nagori Dolok Panriasan, Kec. Jorlang Hataran, Kab. Simalungun, Selasa (1/10) dinihari. 

Truk bermuatan sekitar 5,5 ton getah karet itu dikemudikan Rindu Hutagalung, 39, warga Lingkungan VI Pandurungan Julu Natio Kel. Pinang Baru, Kec. Pinang Sori Kab. Tapanuli Tengah, dan temannya Dasrim Siregar dengan tujuan pabrik PT. Madjin di Indrapura Kab. Batubara.

"Saat ini RS alias Kentung sudah diamankan di kantor Sat Reskrim Polres Simalungun untuk proses lebih lanjut," ujar Kanit Reskrim Iptu Hengky B Siahaan.(a29)