PT KIM Hanya Mengolah Limbah Cair

MEDAN (Waspada) PT Kawasan Industri Modern (Persero) bersama Dinas Lingkungan Hidup, menggelar diskusi dan klarifikasi terkait masalah limbah, bersama sejumlah wartawan di Hotel Emerald Garden Medan, Kamis (29/8).

PT KIM Hanya Mengolah Limbah Cair
Suasana diskusi soal limbah yang digelar PT KIM di Hotel Emerald Garden Hotel, Kamis (29/8). Waspada/Ist

Diskusi dihadiri Humas PT KIM (Persero) Endang, Kepala Bidang Pengelolaan Limbah (BPL) David dan Bernike Simanjuntak serta Erick Sekretaris PT KIM (Persero), Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang, Artini Marpaung.

David mengatakan, PT KIM selaku pengelola limbah dari sejumlah pabrik senantiasa mengolah limbah cair sesuai baku mutu dan ketentuan yang telah ditetapkan selama 24 jam. “Yang berwenang itu PT KIM, makanya kita mengolah limbah sesuai baku mutu dalam waktu 24 jam,” ujarnya.

Untuk pengawasan limbah B3, sambungnya, merupakan tanggung jawab pemberi izin yaitu Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu, baik kabupaten/kota ataupun tingkat provinsi.

“Setiap pabrik pasti ada mengeluarkan limbah B3, contohnya limbah kertas printer ataupun bola lampu. Jadi untuk pengawasan limbah B3, itu merupakan tanggung jawab yang memberikan perizinan,” terang Bernike.

Dalam pengelolaan limbah cair yang dilaksanakan pihak PT KIM, tanpa mengandalkan bahan zat kimia dalam pengelolaan limbah cair, melainkan menggunakan sistem Aerob (bakteri udara) guna mengurai limbah cair yang mengandung lemak minyak, COD, serta zat limbah lainnya.

Di akhir proses penggolahan limbah, PT KIM menyiapkan bak khusus yang di dalamnya terdapat ikan. “Kita cukup memberikat zat sebagai bahan nutrisi bagi perkembangan bakteri aerob tersebut,” ujarnya.

Terkait kebocoran pipa, Bernike menjelaskan, penyebab rusaknya pipa limbah PT KIM tersebut akibat amblasnya tanah sehinga pipa limbah tersebut rusak, akan tetapi kondisi kerusakan pipa tersebut sudah diperbaiki dan kegiatan proses pengolahan limbah dapat berjalan normal kembali.

Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang Artini Marpaung menegaskan, pihaknya senantiasa melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap sejumlah pabrik penghasil limbah yang berada di PT KIM maupun sejumlah pabrik yang ada di wilayah Kabupaten Deliserdang dan selama ini belum ada ditemukan persoalan pencemaran terkait limbah dari PT.KIM.

Di akhir diskusi, Erick selaku Sekretaris PT KIM menginformasikan, dari 567 pabrik atau perusahaan yang ada, hanya 39 pabrik yang limbahnya dikelola PT KIM.

Humas PT KIM Endang mengatakan, diskusi ini merupakan komitmen PT KIM untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih di Sumut, sekaligus menjadi jembatan silaturahmi dengan para wartawan. Endang berharap, kemitraan dan sinergitas ini dapat membangun kemajuan bersama baik masyarakat maupun bagi PT KIM.(h04)