Waspada
Waspada » PSMS Sambut Baik Liga 2 Berlangsung Singkat
Olahraga PSMS Medan

PSMS Sambut Baik Liga 2 Berlangsung Singkat

SKUAD PSMS terus menjalani persiapan menghadapi lanjutan Liga 2 pada Oktober 2020. Liga 2 akan bergulir singkat kurang dari dua bulan. Antara

MEDAN (Waspada): PT Liga Indonesia Baru (LIB) terus mematangkan persiapan untuk menggulirkan kembali kompetisi Liga 2 Indonesia 2020. Hal menariknya adalah kompetisi sepakbola kasta kedua di Tanah Air ini akan berjalan cukup singkat.

Rentang waktu pelaksanaan kompetisi Liga 2 di tengah pandemi Covid-19 diprediksi hanya berjalan tidak kurang dari dua bulan saja. Atau tepatnya dimulai pada awal Oktober dan akan berakhir pada pertengahan November.

Sebanyak 24 tim peserta Liga 2 akan dibagi menjadi empat grup. Dengan masing-masing grup diisi oleh enam tim. Lantas hanya diambil dua tim teratas saja di setiap grup untuk melaju ke babak gugur hingga final.

Asumsinya adalah lima laga di fase penyisihan grup, tiga pertandingan di babak delapan besar, satu laga semifinal, dan terakhir laga partai puncak atau final. Untuk hasil pekan pertama Liga 2 2020 yang berjalan sebelum kompetisi ditangguhkan, dipastikan hangus.

Terkait hal ini, Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengaku menyambut baik rencana kompetisi Liga 2 berjalan singkat. Dengan demikian, tanggung jawab klub kepada pemain pada Desember sudah selesai.

“Ya, rencana memang Liga 2 kembali dilanjutkan pada bulan Oktober dan berakhir November. Artinya, gaji pemain sampai Desember sudah selesai,” ujar Julius, Jumat (31/7).

Dikatakan, ini kesempatan bagi PSMS bagaimana dengan waktu yang singkat tim bisa promosi ke Liga 1 musim depan. “Baguslah kalau waktunya singkat. Intinya bagaimana dengan waktu singkat ini kita bisa lolos ke Liga 1,” tegasnya.

Julius mengakui sejauh ini tim memiliki waktu persiapan yang baik. Ditambah lagi materi pemain juga cukup merata di segala lini. “Semoga saja keinginan kita bersama agar PSMS lolos ke Liga 1 bisa tercapai. Kami pun pastinya sangat optimis,” tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan kompetisi Liga 2 akan berjalan sangat singkat. “Perkiraan kami bakal berjalan satu setengah bulan saja. Karena hanya akan ada 10 pertandingan bagi tim yang melaluinya dengan mulus,” ujar Sudjarno.

“Jadi akan kami mulai dari nol. Hasil pertandingan Liga 2 2020 untuk tim yang sudah memainkan satu laga pada awal kompetisi kemarin, dipastikan tidak dianggap,” tuturnya.

Tuan Rumah

PT LIB memastikan Liga 2 digelar dengan format baru, yaitu pembagian empat grup di fase penyisihan. Beda dengan sebelumnya yang terbagi dalam dua wilayah. Sebanyak tujuh tim telah mengajukan diri bersaing menjadi tuan rumahnya.

Ketujuh klub yang resmi mengajukan tuan rumah kepada PT LIB adalah KS Tiga Naga, Badak Lampung FC, Sulut United, Kalteng Putra, PSCS, Persijap Jepara, dan Persis Solo.

“Formatnya jelas baru, kami buat empat grup. Mungkin satu grup di Kalimantan, satu di Sumatera, dan dua di Jawa. Untuk sementara baru tujuh tim itu yang mengajukan menjadi tuan rumah,” bebernya.

Sudjarno juga memastikan nilai subsidi bulanan yang akan diberikan kepada seluruh klub peserta Liga 1 dan Liga 2 tidak akan ada perubahan. Sesuai dengan nominal yang telah ditetapkan, PT LIB telah menaikkan jumlah subsidi senilai Rp800 juta bagi klub peserta Liga 1.

Sedangkan untuk klub Liga 2, diberi subsidi sebesar Rp200 juta tiap bulannya. “Untuk subsidinya beberapa kali kita sampaikan. Ya itu paling terakhir, tidak ada perubahan. Insya Allah membantu tim dalam mengarungi kompetisi,” katanya.

Sudjarno menjelaskan, untuk pencairan subsidi akan dimulai pada September mendatang.

Atau satu bulan sebelum pelaksanaan lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Dua kompetisi paling elite di tanah air itu akan sama-sama mulai berlangsung kembali pada awal Oktober.

“Subsidi kami cairkan sesuai jadwal, mulai September dan seterusnya sampai Februari untuk berakhirnya Liga 1,” jelas Sudjarno. (m33/bc)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2