Waspada
Waspada » Ansyari Lubis Siap Pelatih Pramusim PSMS
Olahraga PSMS Medan

Ansyari Lubis Siap Pelatih Pramusim PSMS

Waspada/ist

MEDAN (Waspada): PSMS Medan bakal mengikuti turnamen pramusim yang akan digelar di empat kota mulai 20 Maret 2021. Keempat kota dimaksud adalah Solo, Sleman, Magelang, dan Semarang.

Turnamen pramusim akan diikuti 20 tim yang terdiri atas18 tim berasal dari Liga 1 dan dua tim asal Liga 2. Kedua tim yang berasal dari Liga 2 adalah PSMS dan Sriwijaya FC.

Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja, mengatakan untuk mengikuti turnamen pramusim, pihaknya telah menunjuk Ansyari Lubis (foto) sebagai pelatih.

“Tim sejauh ini sudah mulai persiapan dengan latihan tiga kali seminggu yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Hanya saja untuk persiapan lebih lanjut kami perlu kepastian surat izin dari Kapolri terkait izin pelaksaan turnamen maupun liga,” ujar Julius Raja, Senin (15/2).

Ansyari Lubis saat dikonfirmasi mengaku belum mau berkomentar banyak terkait penunjukkan dirinya sebagai pelatih. Namun begitu dirinya siap jika memang diberikan kepercayaan menangani skuad Ayam Kinantan.

“Sejauh ini memang belum ada komunikasi (dengan manajemen/pengurus) tentang itu. Ya, kalau saya siap-siap saja (menjadi pelatih PSMS), tapi nantilah itu ya,” ujar Ansyari singkat.

Sebelumnya, Manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan PSMS berniat mengikuti turnamen pramusim. Nantinya PSMS akan diperkuat belasan pemain dan akan menunjuk Ansyari Lubis sebagai pelatih.

“Alasan menunjuk Ansyari karena dia saat ini menjabat pelatih sementara. Untuk pemain nantinya berasal dari tim PSMS musim lalu dan pemain tim sepakbola PON Sumut,” katanya.

“Kita belum punya pelatih kepala. Makanya kalau kita ikut (turnamen pramusim), Uwak (Ansyari Lubis) jadi pelatihnya,” ucap Mulyadi.

Mulyadi menambahkan turnamen pramusim akan dimanfaatkan PSMS untuk ajang pemanasan sebelum tampil di kompetisi resmi Liga 2 tahun 2021.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, memberikan alasan mengapa memasukan Sriwijaya FC dan PSMS Medan untuk mengikuti turnamen pramusim.

Padahal Sriwijaya FC dan PSMS Medan merupakan klub Liga 2, sementara turnamen pramusim dikhususkan untuk tim-tim Liga 1. Menurut Akhmad, Sriwijaya FC dan PSMS merupakan klub peringkat keempat dan kelima di Liga 2 2019.

Pada Liga 2 2019, Sriwijaya FC berhasil melaju ke semifinal, namun gagal promosi ke Liga 1 2020 karena kalah dari Persiraja Banda Aceh dalam perebutan peringkat ketiga. Sedangkan PSMS gagal lolos ke semifinal Liga 2 2019 di babak delapan besar.

Jumlah poin yang didapatkan PSMS lebih besar ketimbang klub-klub di babak delapan besar yang gagal lolos ke semifinal Liga 2 2019. Itu yang menjadi alasan utama PT LIB memasukan Sriwijaya FC dan PSMS Medan di turnamen pramusim.

“Jadi turnamen pramusim itu kan harus diikuti oleh 20 klub agar terbagi ke dalam empat grup yang isinya lima klub. Nah kami melihat dari peringkat Liga 2 2019, dimana Sriwijaya FC dan PSMS duduk di posisi keempat dan kelima,” ucap pria asal Bandung, Jawa Barat, itu.

Meski begitu, slot PSMS dan Sriwijaya FC di turnamen pramusim bisa saja batal. Sebab, semua itu tergantung kepada PSSI. Akhmad mengakui ia memasukan PSMS dan Sriwijaya FC juga untuk mempresentasikan rencana turnamen pramusim ke Polri beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/2), Polri memberikan respon positif kepada PSSI dan PT LIB. “Nah keputusan (PSMS dan Sriwijaya FC) itu semua ada di PSSI,” kata Akhmad Hadian Lukita.

Turnamen pramusim rencananya akan digelar pada 20 Maret sampai 25 April 2021 di empat kota yakni Solo, Semarang, Sleman, dan Magelang. PT LIB sudah menyiapkan opsi kota lain apabila keempat kota itu tidak diizinkan Polri. (m33)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2