Polres Langsa Bekuk Jaringan Sabu Di Cinta Raja

LANGSA (Waspada): Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Langsa melakukan penggerebekan jaringan pengedar sabu di wilayah Gampong Cinta Raja Dsn. Meunasah, Kec. Langsa Timur, Rabu (6/11).

Polres Langsa Bekuk Jaringan Sabu Di Cinta Raja
Waspada/dede Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra, SH saat memberikan keterangan pers terkait penggerebekan jaringan pengedar sabu di wilayah Gampong Cinta Raja Dsn. Meunasah, Kec. Langsa Timur di Mapolres Langsa, Jumat (8/11).

 

Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil mengamankan empat tersangka, RH, 30, nelayan, warga Gp. Cinta Raja Dsn. Meunasah Kec. Langsa Timur, SB, 37, pedagang, warga Gp. Cinta Raja Dsn. Nelayan Kec. Langsa Timur, AG, 43, bertani, warga Dsn. Rt. Panjang Gp. Tanjung Neraca, Kec. Manyak Payed Kab. Atam, DA, 37, wiraswasta, warga Dsn. Rt. Panjang Gp. Tanjung Neraca Kec. Manyak Payed Kab. Atam.

Dari tangan tersangka petugas berhasil diamankan sabu seberat 183,65 gram dan ganja seberat 41,99 gram diempat lokasi berbeda.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan, SIK. MSc melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra, SH, Jumat (8/11) mengatakan, terungkapnya jaringan pengedar sabu tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat.

Di mana penangkapan awal dari penggerebekan di sebuah rumah di Gp. Cinta Raja Dsn. Meunasah, Kec. Langsa Timur dan berhasil mengamankan RH bersama 6 paket sabu seberat 0,67 gram dan 1 bungkus ganja seberat 22,30 gram, 13 bungkus ganja seberat 19,69 gram, 1 bong, 1 mancis, 1 kotak kecil, kertas peper di belakang rumahnya yang disembunyikan di bawah pohon kelapa.

Kemudian, sambung Kasat Resnarkoba, berdasarkan keterangan RH, sabu miliknya didapat dari temannya SB. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap SB sekira pukul 03:30 di rumahnya Gp. Cinta Raja Dsn. Nelayan Kec. Langsa Timur. 

"Tersangka selanjutnya dibawa ke tambak di dekat rumahnya dan saat  dilakukan penggeledahan di dalam gubuk di tambak tersebut ditemukan 23 paket sabu seberat 4,10 gram, 11 plastik kosong, 2 kaca pirek, kertas pembungkus sabu. Selain itu turut juga diamankan satu sepedamotor Honda Beat, HP, satu kotak rokok dan uang tunai Rp300.000," sebutnya.

Berdasarkan pengakuan SB bahwa sabu miliknya didapatkan dari temannya yang bernama AG dan kemudian petugas kembali melakulan pengembangan. Sekira pukul 06:10 anggota menangkap AG di rumahnya Dsn. Rt. Panjang Gp. Tanjung Neraca Kec. Manyak Payed, Kab. Atam.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 sabu seberat 20,38 gram yang ditemukan di rak televisi. Berdasarkan keterangan AG sabu tersebut didapatkan dari temannya DA. "Selanjutnya petugas memburu dan berhasil menangkap DA di rumahnya Dsn. Rt. Panjang Gp. Tanjung Neraca Kec. Manyak Payed Kab. Atam sekira pukul 07:00," urai Kasat Resnarkoba lagi.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah DA ditemukan 2 paket sabu seberat 7 gram, 4 paket sedang sabu seberat 151,50 gram yang disembunyikan tersangka dengan cara di tanam di depan rumah dan disembunyikan di rabung atap bagian belakang rumah. 

Berdasarkan pengakuan DA sabu yang ditemukan tersebut dibeli dari temannya berinisial M (DPO) sebanyak 2 ons/200 gram seharga Rp96.000.000 untuk dijual kembali oleh tersangka di wilayah Kota Langsa dan Kab. Aceh Tamiang.


"Keempat tersangka dikenakan Pasal 111 Subs Pasal 112 Subs Pasal 114 Undang- Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun," tandas Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra. (m43)