Polres Deliserdang Tindak Pelanggar Lalin Termasuk Pengemudi Betor dan Angkot

DELISERDANG (Waspada): Personel Satlantas Polres Deliserdang, dalam razia Operasi Patuh Toba 2019 yang berlangsung sejak 29 Agustus hingga 11 September, tidak ada tebang pilih dalam menindak setiap pengendara kendaraan roda dua, empat bahkan termasuk pengemudi becak motor (Betor) maupun angkutan kota (Angkot) yang melanggar aturan lalu lintas di wilayah tersebut. 

Polres Deliserdang Tindak Pelanggar Lalin Termasuk Pengemudi Betor dan Angkot
Personel Satlantas Polres Deliserdang saat memeriksa kelengkapan pengemudi Betor. Waspada/Edward Limbong 

"Untuk personel Satlantas Polres Deliserdang, tetap melakukan sesuai dengan prosedur, tidak ada tebang pilih, baik roda dua, empat, Betor dan Angkot. Namun untuk penindakannya, kalau kasat mata langsung kita tindak, kalau hanya surat-surat tinggal kita imbau untuk mengambil suratnya. Setelah suratnya lengkap kita persilahkan jalan," kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Deliserdang Iptu Rasidin Senin (9/9) saat menggelar razia di seputaran kota Lubukpakam.

Dijelaskan Iptu Rasidin, Operasi Patuh Toba di hari ke 12 ini bertujuan untuk menciptakan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, serta untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

"Ya, razia ini, menekankan 8 prioritas pelanggaran yaitu, menggunakan handphone saat mengendarai, mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengkonsumsi narkoba, tidak menggunakan helm SNI, mengendarai di luar batas kecepatan, melawan arus saat mengemudi, mengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengamanan atau safety belt saat mengemudi dan menggunakan lampu rotator atau strobo," jelasnya.

Iptu Rasidin, juga tetap menghimbau kepada para pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. "Hari terakhir Operasi Patuh Toba ini pada 11 September 2019. Jadi ada 14 hari kita melaksanakan Operasi Patuh Toba," tandasnya.

Sementara salah seorang pengendara mobil Sugianto yang di periksa petugas mengatakan, razia Patuh Toba 2019 ini baik dilakukan karena bertujuan untuk meminimalisir tingkat kejahatan seperti pencurian kendaraan dan ia pun sangat mendukung kegiatan razia ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia. (cel).