Penunggak Pajak Di Sergai Disanksi Stiker

SEIRAMPAH (Waspada): Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) memberikan sanksi tindakan stikerisasi dengan menempelkan stiker bertuliskan, “Wajib Pajak Ini Belum Membayar Pajak Daerah”, bagi penunggak Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang ada di Kabupaten Sergai.

Penunggak Pajak Di Sergai Disanksi Stiker
PETUGAS Bapeda Sergai memasang sanksi stikerisasi kepada wajib pajak yang menunggak, Senin (18/11), di Desa Firdaus Kec. Sei Rampah. Waspada/Ist

Hal tersebut ditegaskan Kepala Bapeda Sergai M. Zuhry Lubis, SE, M.AP melalui Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs. H. Akmal, AP, M Si, di ruang kerjanya Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Senin (18/11).

Ditambahkan Kadis Kominfo, kegiatan stikerisasi ini merupakan shock therapy sebagai tindaklanjut dari upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah. Tujuannya agar masyarakat sadar dan tahu kewajibannya dalam membayar pajak daerah ke pemerintah.

Lebih lanjut disampaikan Akmal, bahwa tindakan stikerisasi ini adalah tindakan yang diambil kepada penunggak pajak yang paling ringan (law enforcement) yang dilakukan Pemkab setelah sebelumnya para penunggak pajak mendapat pemberitahuan secara resmi.

"Kebanyakan objek yang mendapat sanksi stikerisasi merupakan badan usaha yang menunggak pajak dengan jumlah tunggakan di atas Rp5 juta, stikerisasi ini akan berlangsung dari 18 November 2019 sampai 29 November 2019 melibatkan personel dari Satpol-PP," papar Akmal.

Sedangkan kebijakan ini sendiri, imbuh Kadis Kominfo, merupakan upaya tindakan persuasif dalam penagihan pajak daerah di Kabupaten Sergai. Ke depannya Bapeda akan meningkatkan keseriusannya mengamankan PAD dari sektor pajak dengan menggandeng pihak penegak hukum, untuk membantu dalam penagihan tunggakan pajak daerah karena seperti diketahui, pajak merupakan salah satu penyokong terpenting pembangunan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

“Semoga dengan tindakan ringan ini ada kesadaran wajib pajak untuk membayarkan tunggakan pajaknya, sehingga target dari penerimaan pajak daerah bisa tercapai, bahkan terlampaui karena uang pajak sepenuhnya dipakai untuk membangun Sergai,” tegas Akmal. (c03)