Penumpang Bus Bawa Ganja Ditembak

STABAT, (Waspada) : Aparat Polres Langkat meringkus penumpang bus pembawa enam kilogram ganja kering di Jalinsum Kwala Begumit Kec. Stabat, Minggu (6/10). Informasi dihimpun, aparat kepolisian yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Adi Haryono awalnya rutin merazia bus angkutan umum jurusan Aceh - Medan untuk memutus peredaran narkoba antar provinsi.

Penumpang Bus Bawa Ganja Ditembak
Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Adi Haryono (pakai topi) memperlihatkan tersangka narkoba yang ditembak usai tersangka menjalani perawatan di RSU. Surya Stabat. Waspada/Ist

Kemudian saat bus Bus Putra Pelangi BL 7307 AK melintas dan diberhentikan, seluruh barang bawaan penumpang diperiksa. Polisi kemudian melihat tersangka AN, 24, warga Dusun Lama Desa Sawang Kec. Sawang Kab. Aceh Utara dalam keadaan gugup hingga memeriksa tas ranselnya dan menemukan enam kilogram ganja dimaksud.

Dalam pemeriksaan di lokasi penangkapan, tersangka mengakui kepemilikan narkoba itu. Selanjutnya dalam pengembangan kasusnya di kawasan Kel. Kwala Bingai Kec. Stabat, tersangka mencoba kabur hingga kakinya ditembak petugas setelah tiga tembakan peringatan yang dilakukan polisi diabaikannya.

Tersangka mengaku ganja tersebut dibawa atas perintah ZA, warga Aceh Utara untuk tujuan Pematang Siantar dengan upah Rp 200.000 per kilogram apabila lolos sampai tujuan. Nantinya akan ada seseorang pemesan barang yang menghubungi tersangka AN apabila dia sudah berada di Pematang Siantar.

Kasat Narkoba Polres Langkat AKP Adi Haryono mengatakan penangkapan tersebut selain didasari razia rutin serta informasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti. Adi komit memberantas peredaran narkoba di Kab. Langkat. Tercatat dalam dua pekan terakhir sudah belasan pelaku narkoba yang diringkusnya jelang Operasi Antik Toba 2019 yang bertujuan untuk menimbulkan efek jera bagi pelaku penyalahgunaan narkoba. (a03).