Wisudawan Kalbis Institute Harus Siap Jadi Agen Perubahan

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Kalbis Institute, Rabu (15/12) menggelar wisuda 2021 dengan meluluskan 504 wisudawan dari 7 program studi. Mereka terdiri atas 88 wisudawan dari Program Studi Akuntansi, 27 wisudawan dari Program Studi Desain Komunikasi Visual, 143 Wisudawan dari Program Studi Ilmu Komunikasi, 53 wisudawan dari Program Studi Informatika, 131 wisudawan dari Program Studi Manajemen, 46 wisudawan dari Program Studi Sistem Informasi, serta 16 Wisudawan dari Program Studi Magister Manajemen.

Di Wisuda kali ini, Kalbis Institute mengangkat tema ‘Outstanding in Career, Be The Agent of Transformation’.

Rektor Kalbis Institute, Naik Henokh Parmenas, S.H., M.M., Ph.D (cand) mengatakan, tema ini diambil dengan harapan bahwa lulusan Kalbis Institute mampu memiki karir yang cemerlang serta mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.

Ada 4 poin utama dari tema tersebut yaitu alumni sebagai social control, passionate workers, effected to society, dan alumni harus mampu think outside the box.

“Dari 4 hal tersebut Kalbis Institute berharap besar agar para lulusan harus mampu bersosialisasi sebagai contoh baik dengan selalu hidup berdampingan dengan menggunakan hati dan intelektual,” ujar Naik.

Selain itu, para lulusan harus yakin bahwa mereka memiliki kemampuan yang baik, sehingga bisa bermanfaat banyak baik di dunia industri dan dunia usaha dan memberikan sumbangsih ide dan pikiran mereka terhadap perubahan di masyarakat.

Para lulusan juga harus mampu berpikir berbeda dan membuang hal-hal konstan yang sering dilakukan. Selain itu mereka harus terus melakukan terobosan terobosan baru sesuai dengan kebutuhan di masyarakat.

“Saya supaya setelah kita merilis banyak lulusan nama Kalbis lebih harum di luar kemudian juga bisa membawa aura yang lebih positif lagi bagi Masyarakat Indonesia khususnya, karena saya yakin lulusan Kalbis Institute itu sudah siap untuk membawa Hearts and Minds nya mereka untuk bisa membangun negeri ini,” imbuh Rektor Kalbis Institute.

Selain itu, Naik juga berpesan bahwa lulusan harus mampu menjadi agen transformasi di negeri ini, terlebih universitas harus bisa menjadi ‘jantung’ transformasi bagi lulusan khusus dari sisi hearts and minds.

“Harapannya, wisudawan mampu membawa perubahan juga bagi Indonesia,” pungkad Naik.(J02)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.