Waspada
Waspada » Warga Unimed Teken Pakta Integritas Untuk FMIPA Bebas Korupsi
Medan Pendidikan

Warga Unimed Teken Pakta Integritas Untuk FMIPA Bebas Korupsi

REKTOR Unimed Dr Syamsul Gultom foto bersama Ketua Senat Unimed, Prof Syawal Gultom, dan wakil rektor, direktur PPs serta para dekan usai penandatanganan fakta integritas FMIPA bebas korupsi. Waspada/Ist
REKTOR Unimed Dr Syamsul Gultom foto bersama Ketua Senat Unimed, Prof Syawal Gultom, dan wakil rektor, direktur PPs serta para dekan usai penandatanganan fakta integritas FMIPA bebas korupsi. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Rektor Universitas Negeri Medan Dr Syamsul Gultom, SKM, MKes, bersama warga Unimed melakukan Pencanangan Zona Integritas (ZI) dan Penandatanganan Pakta Integritas FMIPA Unimed menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kegiatan itu dilakukan Ruang Sidang A Gedung Biro Pusat Administrasi Unimed lantai 3 Medan, Selasa (8/4), dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kegiatan ini dihadiri secara virtual oleh Irjen Kemendikbud RI Dr Chatarina Muliana SH, SE, MH, Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar, Perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Perwakilan Walikota Medan, Kapolda Sumatera Utara, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kejati Sumut Bambang Setyo Wahyudi, SH MH, Kejari Medan, LSM, Kepala Sekolah, Media Massa.

Hadir langsung di ruang acara Rektor Unimed, dan Ketua Senat Prof Dr Syawal Gultom, MPd, Wakil Rektor I, II, III, dan IV, seluruh Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga.

Sedangkan diruangan lain yakni Ruang Sidang B Biro Rektor, hadir Wakil Dekan serta seluruh Fungsionaris di lingkungan FMIPA Unimed, Tim RBI dan SPI Unimed Dekan FMIPA Prof Dr Fauziyah Harahap, MSi mengatakan kegiatan penandatangan Pakta Integritas FMIPA Unimed sebagai zona integritas, bahwa kegiatan ini sebagai bukti dan kesungguhan kita dalam pembangunan Zona Integritas untuk meraih predikat WBKb dan WBBM dari pemerintah yang nantinya akan dilakukan penilaian oleh kemenpan.

Setelah diamanahkan oleh bapak rektor bahwa FMIPA ditunjuk sebagai fakultas untuk kawasan zona integritas, saya sebagai dekan bersama wakil dekan, dan semua fungsionaris mengajak seluruh warga fmipa agar bersama-sama mewujudkan zona integritas di FMIPA.

Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah strategis untuk mencapai penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien melalui peningkatan kapasitas akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.

Pembangunan zona integritas di 14 PTN dilakukan pada fakultas yang telah dipilih oleh masing-masing Rektor PTN tersebut.

Program ini salah satunya bertujuan agar kampus bisa melakukan implementasi tata kelola perguruan tinggi yang baik dan bersih, dan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dapat dihilangkan di lingkungan kampus.

Fakultas yang berhasil dalam membangun zona integritas akan mendapatkan predikat WBK dan WBBM.

Ketua Senat Unimed Prof Dr Syawal Gultom, MPd menyampaikan meski baru di launching di FMIPA Unimed tetapi kita berkeyakinan bahwa semangat itu ada dan tumbuh di seluruh fakultas yang ada di lingkungan Unimed, semangat itu ada dari semua individu di Unimed dari dosen pegawai dan mahasiswa.

“Semoga bisa kita wujudkan bukan hanya sekedar ceremony tetapi ini adalah program yang akan kita dukung sepenuhnya dari hati nurani dengan komitmen intektual, komitmen sosial, komitmen institusional di dalam Unimed supaya ini bisa di wujudkan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom, SKM, MKes, dalam arahannya menyampaikan dukungan sekaligus apresiasi atas dicanangkannya penetapan pembangunan ZI WBK dan WBBM di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Yang mana hal itu merupakan bagian dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan respon atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi No 10 Tahun 2019 di lingkungan Instansi Pemerintah.

Irjen Kemendikbud RI Dr Chatarina Muliana Girsang, SH, SE, MH mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang secara substansi bukan kegiatan yang formalitas sehingga melewati suatu proses yang cukup panjang dan hanya saja diperlukan usaha yang sangat luar biasa dari bapak ibu karena komitmen yang kita canangkan adalah suatu bentuk yang jangka panjang.

Ini merupakan langkah awal sebagai komitmen awal kita dan proses ini harus terus kita jaga sampai dengan penyelenggaraan pendidikan kita di Unimed.

Karena tujuan menjadi WBK adalah dalam rangka reformasi birokrasi untuk mencapai public trust oleh karena itu penting sekali kita berkolaborasi dengan seluruh stakeholder khususnya para masyarakat yang kita layani. (m19)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2