UT Menuju PTN Berbadan Hukum - Waspada

UT Menuju PTN Berbadan Hukum

  • Bagikan
Rektor UT Prof Ojat Darojat

 
TANGERANG SELATAN (Waspada): Universitas Terbuka (UT) terus mempersiapkan diri guna bertransformasi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

“Lingkungan eksternal yang berubah dengan cepat terutama sejak hadirnya Permendikbud 109 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) pada Pendidikan Tinggi telah mendorong UT agar segera bertransformasi menjadi PTNBH,” ujar Rektor UT Prof Ojat Darojat, memulai jumpa media usai menggelar Rapat Pimpinan Plus untuk membahas Statuta UT sebagai PTNBH, Senin (10/5).

Permendikbud tersebut,lanjut Ojat, memacu UT untuk terus melakukan inovasi agar UT tetap mampu terdepan dalam penyelenggaraan PT dengan moda PTTJJ.

Mengapa PTNBH, Ojat menjelaskan kalau banyak sekali manfaat kalau UT berubah menjadi PTNBH.

Pertama, dengan PTNBH, otonomi UT dalam mengelola perguruan tinggi jadi lebih luas. Mulai dari urusan akademik, administrasi sampai urusan pengelolaan sumber daya manusianya.

Kalau selama ini rekrutmen pegawai bergantung formasi yang diberi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi, maka ketika sudah menjadi PTNBH, persoalan itu bisa diatasi sendiri. Dalam arti, ada keleluasaan lebih dalam mengelola manajemen SDM.

“Saat ini UT mengalami krisis SDM cukup tinggi. Banyak staf dan pimpinan yang pensiun tetapi belum ada gantinya. Hal-hal seperti ini kelak dapat lebih cepat direspon,” ujar Ojat.

Berikutnya pengolahan anggaran, dimana ketika menjadi PTNBH, UT bisa langsung cepat dan akselerasinya langsung untuk penggunaan anggaran. Hal lain yang juga akan cepat direspon adalah soal perputaran aset. misalnya ada alat yang usang dan harus diganti maka akan cepat teratasi ketika manajemen beralih ke PTNBH.

“Lebih dari itu, kualitas layanan UT juga jadi lebih baik. Hasilnya, mahasiswa UT yang kini jumlahnya mencapai lebih dari 330 ribu orang, akan menikmati manfaatnya juga,” tandas Ojat.

Lantas strategi apa yang akan dikembangkan UT guna menggapai keberhasilan sebagai PTNBH kelak?

“UT akan gencar menerapkan Blue Ocean Strategy atau strategi laut biru secara lebih kreatif. Dengan itu, UT akan menciptakan peluang baru dengan mengembangkan program-program pendidikan termasuk bekerjasama dengan PT penyelenggara PJJ,” ujar Ojat, semangat.

Di tengah status PTN Berbadan Layanan Umum (PTNBLU) seperti saat ini, untuk melaksanakan Blue Ocean Strategy, banyak proses panjang terkait legal dan birokrasi yang harus dilalui. Proses panjang tersebut misalnya dalam hal pengadaan SDM, penggunaan keuangan dan penetapan tarif, dalam penyesuaian struktur organisasi yang sesuai dengan kebutuhan UT, dan dalam pengadaan dan penghapusan sarana dan prasarana.

Untuk mewujudkan mimpi sebagai PTN berkelas dunia, UT memerlukan otonomi yang lebih besar. Otonomi tersebut dapat dicapai jika UT bertransformasi menjadi PTN-BH.

Untuk itu, UT terus melakukan berbagai persiapan yang diperlukan menuju PTNBH. Salah satu persiapan penting dalam transformasi adalah penyempurnaan dokumen seperti, Laporan Evaluasi Diri, Rencana Masa Peralihan, Rencana Pengembangan Jangka Panjang serta Statuta dalam rangka proses transformasi UT PTN-BLU menuju PTN-BH.

UT menetapkan masa peralihan selama lima tahun. Masa peralihan dimulai pada 2021 dengan kegiatan pengembangan sistem dan sosialisasi transformasi proses menjadi PTN-BH. Kemudian, pada 2022 adalah tahun konsolidasi dan integrasi sistem yang telah disusun pada 2021. Lalu 2023 dan 2024 adalah masa-masa krusial karena menyangkut staffing dan pemenuhan kompetensi SDM untuk mengisi jabatan-jabatan UT PTN-BH.

“Pada 2025 diharapkan UT telah dapat beroperasi secara penuh sebagai PTNBH,” pungas Ojat.

Terkait Rapim Plus yang digelar UT, tujuannya untuk membahas Statuta UT sebagai PTNBH. Dokumen statuta ini menjelaskan tentang fase-fase yang akan ditempuh dalam proses transformasi dari PTN-BLU menjadi PTN-BH. Rapim Plus ini merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Tim Penilai dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diberikan pada tanggal 17 Maret 2021 setelah Rektor UT memberikan paparan pertama rencana UT menjadi PTNBH. (J02)

  • Bagikan